Hasil penelusuran menunjukkan, lintasan di sekitar Sampit merupakan lintasan terakhir bekas roket sebelum kembali memasuki atmosfer Bumi dan tidak lagi berada di orbit.
“Data menunjukkan bahwa itu merupakan lintasan orbit terakhir bekas roket tersebut sebelum kembali memasuki atmosfer Bumi. Kesesuaian antara waktu lintasan dan laporan warga menjadi dasar kuat untuk menduga bahwa benda yang ditemukan di Sampit merupakan bagian dari sampah antariksa ZhuQue-2E,” ujarnya dilansir dari Antara.
ZhuQue-2E merupakan roket peluncur satelit yang dikembangkan perusahaan antariksa komersial China, LandSpace.
Roket ini menggunakan kombinasi bahan bakar metana cair dan oksigen cair, atau dikenal sebagai teknologi propulsi liquid oxygen–liquid methane (methalox).
Teknologi tersebut menjadi salah satu pendekatan yang dikembangkan industri antariksa untuk mendukung sistem peluncuran satelit.
NOW ON AIR SSFM 100

