Setelah menjalankan misi, bagian roket yang tidak lagi digunakan dapat tetap berada di orbit sebelum ketinggiannya berkurang akibat hambatan atmosfer.
Mengutip informasi peluncuran yang dipublikasikan Xinhua, roket ZhuQue-2E Y4 diluncurkan dari kawasan peluncuran Dongfeng di China pada 14 Oktober 2026 dengan membawa sepuluh satelit.
Thomas menjelaskan, misi tersebut dinyatakan berhasil setelah seluruh satelit ditempatkan pada orbit yang telah ditentukan.
Sementara itu, bagian roket yang sudah tidak berfungsi dapat tertinggal di orbit dan secara bertahap mengalami penurunan ketinggian hingga memasuki kembali atmosfer Bumi.
“Misi peluncuran tersebut dinyatakan berhasil setelah seluruh satelit ditempatkan pada orbit yang telah ditentukan. Setelah menyelesaikan tugasnya, bagian roket yang tidak lagi digunakan dapat tetap mengorbit Bumi untuk sementara waktu. Seiring waktu, hambatan atmosfer secara bertahap menurunkan ketinggian orbit hingga bagian tersebut memasuki kembali atmosfer Bumi,” kata Thomas.
NOW ON AIR SSFM 100

