Senin, 5 Oktober 2026

Yusril Belum Terima Laporan Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Menko Kumham Imipas, Jakarta, usia rakor terkait PT Timah, Selasa (18/8/2026). Foto: Antara

Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan mengaku belum menerima laporan terkait dugaan pesta narkotika jenis sabu yang melibatkan oknum pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Depok.

“Belum clear masalah itu dan saya juga belum mendapat laporan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Yusril dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Meski belum menerima laporan terkait kasus tersebut, Yusril mengatakan bahwa dirinya tengah memberi perhatian terhadap persoalan yang terjadi di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rutan.

Perhatian itu semakin diperkuat setelah Ombudsman RI menemukan sejumlah persoalan di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Yusril mengatakan, dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kepolisian, serta Ombudsman RI.

Dilansir dari Antara, rapat tersebut akan membahas langkah penertiban lapas dan rutan secara lebih sistematis di Indonesia.

Menurut Yusril, pembenahan juga perlu dilakukan dengan memperkuat koordinasi antarlembaga, terutama dengan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Hal itu dinilai penting karena mayoritas narapidana yang berada di lapas merupakan warga binaan yang tersangkut perkara narkotika.

Yusril juga menyinggung adanya pergantian Kapolri serta pengunduran diri Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan pengganti Dirjenpas.

Ia berharap penyegaran di jajaran tersebut dapat memperkuat kerja sama dalam upaya membenahi pengelolaan lapas dan rutan, termasuk dalam pemberantasan peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan.

Sebelumnya, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat telah mengambil tindakan terhadap dugaan keterlibatan oknum pegawai dalam pesta sabu bersama WBP di Rutan Depok.

Yudi Suseno Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat mengatakan, proses pemeriksaan terhadap dugaan tersebut masih berlangsung. Terhadap pegawai yang diduga terlibat, pihak rutan telah membuat laporan polisi.

“Penanganannya dari hasil pemeriksaan yang masih berjalan. Untuk pegawainya yang terkait, dari kemarin Karutan (Kepala Rutan) sudah buat LP (Laporan Polisi) dan sedang ditindaklanjuti,” kata Yudi saat dikonfirmasi di Bandung.

Sementara itu, WBP yang diduga terlibat juga telah dikenai tindakan dengan dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan lain.

“Untuk warga binaannya sudah digeser ke lapas lain,” ungkap Yudi. (ant/fia/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
29o
Kurs