Pasca berjuang di ajang Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas) untuk para difabel di Cabor Catur tahun 2016 lalu, para atlet catur sekarang menggelar latihan mandiri.
Keolahragaan National Paralympic Committee (NPC) dalam waktu dekat ini masih belum ada open turnamen, baik di kota maupun kabupaten.
Supardi, pelatih catur untuk NPC Jawa Timur mengatakan, berangkat pada hobi dan kesukaan, para atlet catur difabel sudah melakukan latihan mandiri di daerahnya masing-masing.
“Untuk open turnamen, mereka itu sudah terpanggil dari dirinya sendiri lalu memberitahu saya via whatsapp,” ujar Supardi, penasehat NPC pada Kumala Andini, Radio Suara Surabaya.
Supardi mengatakan, jika para catur tidak hanya menunggu turnamen yang diselenggarakan oleh NPC. Ia berharap, pecatur mengikuti turnamen tingkat kota atau karesidenan secara mandiri untuk menambah jam terbang dan mengasah kemampuan bercatur.
Pasca melihat hasil Peparnas tahun 2016 lalu, Supardi berharap anak asuhnya, terutama di Jawa Timur bisa lolos SEA Games Malaysia Agustus mendatang.
Saat ini Supardi bersama rekannya hanya menggagas padepokan untuk wilayah Surabaya dan Sidoarjo untuk mempertajam kemampun para catur, sehingga bisa mencetak bibit catur yang mandiri dan terlatih. (nbl/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
