Kamis, 24 Juni 2021

480 Gamers Bertarung, Banyak Tim Esport Cari Pemain Tangguh

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Tim esport Surabaya usai mengikuti kompetisi Kill The LAst pada Desember 2020. Foto: Istimewa

Sebanyak 480 gamers dari 96 tim berbeda di Jawa Timur ikut bertarung memperebutkan tropi dalam rangka Anniversary Official Freefire Surabaya, yang merupakan bagian dari tim esport Surabaya yakni Kill The LAst.

Zuli Bachtiar Koordinator Kill The LAst Surabaya mengatakan, kompetisi esport yang dilaksanakan di Food Juction Surabaya Barat pekan lalu ini memakai sistem gugur. Dalam babak kualifikasi, 96 tim ini dibagi dalam 8 grup atau pot berbeda, untuk satu pot diisi 12 tim.

Setelah bertarung, kemudian diambil enam tim dengan poin tertinggi untuk lolos ke babak utama. Selanjutnya mereka masuk semi final yang diisi oleh empat grup dan merebutkan juara satu sampai tiga yang dihitung dengan poin tertinggi mereka.

“Ini adalah kompetisi tutup tahun. Tujuan utama salah satunya menjaring gamer terbaik Surabaya dan wilayah sekitarnya,” kata Zuli dalam siaran pers yang diterima suarasurabaya.net, Sabtu (26/12/2020).

Sementara itu Sammy pengurus harian Kill The LAst Surabaya mengatakan, kompetisi ini juga sebagai wadah player Freefire Surabaya untuk melatih dan melihat batas kemampuan tim mereka sudah sampai sejauh mana. Di lain sisi komunitas Kill The LAst Surabaya ini juga ingin menyiapkan gamer pilih tanding lantaran saat ini banyak tim esport yang sedang mencari pemain tangguh.

“Jika suatu saat ada yang butuh player dari Surabaya pasti kami sudah siap untuk mengirimnya, karena kita punya database tim dari Surabaya,” kata Sammy.

Turnamen ini menyediakan hadiah jutaan rupiah. Juara satu mendapatkan hadiah Rp 3.000.000, kemudian juara dua Rp 1.500.000, juara tiga Rp 1.000.000. Pihaknya juga menyediakan hadiah khusus untuk Mostkill Rp 200.000

Setelah melalui kompetisi dan pertandingan yang ketat, juara satu diraih oleh tim Bondo Dungo juara dua diraih oleh tim esport Bot Endeavour, dan peringkat ketiga tim B Fire Madura.

Rizky Darmawan yang juga dari Kill The LAst Surabaya mengatakan antusiasme komunitas esport sangat tinggi, terbukti dengan banyaknya tim yang mengikuti salah satu turnamen esport terbesar di Surabaya ini.

Selanjutnya tahun 2021 komunitas esport Kill The LAst Surabaya yang mewadahi semua genre game ini sudah menyiapkan berbagai turnamen menarik lainnya.

“Tunggu saja, kami sudah menyiapkan sejumlah agenda,” katanya. (ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran di Tanjungsari

Kemacetan di Tol Waru arah Dupak

Gerhana Bulan Total di Waru

Surabaya
Kamis, 24 Juni 2021
27o
Kurs