Selasa, 16 Agustus 2022

Tak Sekedar Olahraga, Atlet Soina Juga Dibekali Kemampuan Desain

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Para difabel yang menunjukkan desain karya mereka dalam bentuk tote bag dan kaos dalam wisuda peserta E-Drawing di BK3S Jatim, Surabaya pada Minggu (19/1/2020). Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Atlet Intelectual Disability (ID) tak melulu harus berlatih tentang olahraga. Mereka juga dibekali kemampuan desain untuk bekal pasca purna menjadi atlet. Setidaknya itu yang sedang diupayakan Special Olympic Indonesia (Soina), wadah bagi para atlet disabilitas intelektual.

Firda Mustika Sari President Youth Leader Soina Pengda Jatim mengatakan, selama tiga bulan terakhir, mereka melatih 25 atlet mereka untuk belajar mendesain menggunakan aplikasi Paint milik Microsoft. Program yang ia sebut E-Drawing ini adalah program mereka yang bekerjasama dengan Micrsoft Asia Pasific.

Ngedesain, ada instrukturnya. Sekitar ada 15 orang untuk mendampingi temen-temen. Kita ada fasilitas laptop. Per sesi, ada berapa atlet, gitu. Didampingi instruktur. Kita bikin pola, kita kenalin pola dulu, akhirnya bisa bikin mata, boneka, karya-karya kartun melalui paint gitu,” ujar Firda ketika ditemui pada acara wisuda peserta E-Drawing di BK3S Jatim, Surabaya pada Minggu (19/1/2020).


Calon pembeli yang melihat-lihat hasil desain para penyandang difabel. Foto: Baskoro suarasurabaya.net.

Ia mengatakan, meskipun atlet, mereka juga perlu memiliki keahlian lain untuk memupuk kemandirian. Menurutnya, ini adalah bekal yang baik untuk mereka ketika purna menjadi atlet.

“Jadi tidak selamanya atlet itu kan olahraga terus. Kita kan juga harus ngembangin sosial lingkungan, kemandiriannya, tidak hanya olahraga. Kalau dia sudah tidak olahraga, apa yang dibekali untuk mereka. Kami mikir itu,” jelasnya.

Hasil karya mereka kemudian sebagian di cetak menjadi kaos dan tote bag. Firda mengaku, banyak yang tertarik dan akhirnya membeli karya para atlet ini.

“Ternyata banyak sekali yang, kok bagus, kok lucu, pernah kita adakan pameran di hari disabilitas internasional 2019 lalu disini. Itu lumayan, (pembeli, red) dapatnya banyak,” katanya.(bas/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Selasa, 16 Agustus 2022
27o
Kurs