Sabtu, 8 Agustus 2026

DPD RI Minta Pemprov Segera Merespons Atlet Jatim yang Keluhkan Pengurangan Anggaran Puslatda

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Sejumlah atlet bulutangkis melakukan latihan jelang Kejuaraan Piala Sudirman 2019 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (7/5/2019). Foto: Ilustrasi Antara

LaNyalla Mahmud Mattalitti Ketua DPD RI berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur merespons keluhan para atletnya yang akan berlaga di PON XX 2021 Papua. Ini disebabkan adanya pemangkasan anggaran Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda).

Senator asal Jawa Timur itu berharap masalah ini tidak mengganggu persiapan atlet serta pencapaian Jatim di PON nanti.

“Kita mengingatkan Pemprov Jatim agar tidak mengurangi anggaran Puslatda. Karena, hal tersebut dapat menurunkan semangat para atlet,” tutur LaNyalla, Jumat (7/5/2021).

Menurut dia, persiapan atlet memerlukan biaya ekstra yang sejalan dengan target yang ingin dicapai.

“Target Jatim menjadi juara umum tidak mungkin tercapai jika biaya persiapan di tekan. Karena pastinya kondisi ini tidak akan mendukung program yang telah disusun oleh pelatih,” ujarnya.

LaNyalla khawatir pengurangan anggaran akan berimbas terhadap komponen-komponen lainnya.

“Salah satu imbasnya adalah jumlah kontingen yang berangkat. Bisa jadi Jatim tidak mengikutsertakan cabang-cabang olahraga tertentu serta pemotongan anggaran gaji serta logistik,” jelasnya.

LaNyalla sangat menyayangkan jika Pemprov Jatim tidak segera merespon keluhan dan keberatan para atlet.

“Selain fisik yang terganggu melalui latihan yang kurang maksimal, fokus atlet juga bisa berkurang. Imbas juga bisa terjadi pada ofisial tim dan pelayanan terhadap atlet,” ujarnya.

Sekadar diketahui, anggaran untuk Puslatda Jawa Timur awalnya diusulkan sebesar Rp 425 miliar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Namun, anggaran itu turun menjadi Rp 390 miliar dan akhirnya disepakati Rp 192 miliar.

Ternyata masih ada perubahan. Pemprov Jatim memotong anggaran itu sebesar Rp 23 miliar. Sehingga, kini anggaran untuk puslatda hanya tersisa Rp 169 miliar.(faz/tin/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Sabtu, 8 Agustus 2026
29o
Kurs