Jumat, 3 Desember 2021

Menpora Menyampaikan Permintaan Maaf Atas Tidak Berkibarnya Merah Putih di Piala Thomas

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Bendera Merah Putih tidak dikibarkan ketika tim bulu tangkis Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020, di Aarhus, Denmark, Minggu malam (17/10/2021). Foto: Badminton Talk

Zainudin Amali Menpora menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas kejadian tidak berkibarnya bendera merah putih saat Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020 di Ceres Arena, Arhus, Denmark, Minggu (17/10/2021).

Sekadar diketahui, dilarangnya bendera merah putih berkibar akibat Indonesia dijatuhi sanksi oleh Badan Antidoping Dunia atau World Anti Doping Agency (WADA).

WADA memberikan sanksi kepada Indonesia karena tidak mematuhi regulasi pelaporan tes doping rutin.

“Saya mohon maaf terhadap kejadian yang membuat kita semua jadi tidak enak, tidak nyaman. Yang harusnya kita menikmati kegembiraan dengan piala Thomas yang kembali kepada pangkuan kita setelah dua dekade, tetapi kegembiraan itu berkurang karena kita tidak bisa menyaksikan bendera merah putih dikibarkan,” ujar Menpora dalam konferensi pers secara daring, Senin (18/10/2021).

Atas kejadian itu, Kata Zainudin, di samping Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) sudah minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, pihaknya juga akan serius menyelidiki penyebab kejadian ini.

“Kita akan serius menangani ini dan pihak-pihak yang nanti terindikasi menjadi penyebab dari kejadian ini tentu harus juga bisa mempertanggungjawabkan itu,”

Selanjutnya, menurut Menpora, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akan melakukan investigasi dan mengakselerasi agar WADA bisa mencabut sanksi terhadap Indonesia.

“Ini yang menjadi pekerjaan Pak Okto (Raja Sapta Oktohari Ketua KOI) untuk menginvestigasi dan juga mengakselerasi. Jadi dua kita jalan-jalan bareng lah, jadi paralel kita mau berusaha untuk segera mencabut banned WADA kepada LADI tetapi secara internal kita juga akan investigasi tentang kejadian ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Indonesia memenangkan Piala Thomas 2020, tetapi bendera Merah Putih tidak diizinkan berkibar di podium.

Indonesia menjadi juara Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China di partai puncak dengan skor telak 3-0.

Bendera Merah Putih diganti dengan bendera berlogo Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Sementara Komite Olimpiade Indonesia (KOI) meminta Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) segera menyelesaikan tanggung jawabnya kepada Badan Anti-Doping Dunia (WADA) karena dampaknya sudah terasa, yakni tanpa bendera Merah Putih saat seremoni tim Indonesia menjadi juara Piala Thomas.

“Saya sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia bangga dengan penampilan Tim Thomas kita, tetapi juga sekaligus sangat kecewa dan sedih karena seremoni medali dengan bendera PBSI,” kata Raja Sapta Oktohari Ketua KOI (NOC Indonesia).

“Bayangkan, 19 tahun Indonesia mendambakan membawa pulang Piala Thomas ke Tanah Air, tetapi saat juara justru bendera Merah Putih tidak bisa ditampilkan. Saya bersyukur Indonesia Raya masih dapat berkumandang,” tegas Okto.(faz/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
29o
Kurs