Jumat, 19 Juli 2024

Aji Santoso Siap Bertanggungjawab Atas Kekalahan Beruntun Persebaya

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Aji Santoso pelatih Persebaya saat melakukan after match press conference di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, pada Kamis (15/9/2022). Foto: Risky suarasurabaya.net

Aji Santoso pelatih Persebaya siap bertanggungjawab atas kekalahan beruntun yang diraih oleh Persebaya selama melakoni laga di liga 1 musim 2022/2023.

“Saya bertanggungjawab dengan hasil ini. Kontrak saya sampai 2024. Apapun yang jadi keputusan manajemen tentu saya harus bertanggungjawab, karena saya sebagai coach,” ucapnya saat after match press conference di Stadion Delta Sidoarjo, pada Kamis (15/9/2022).

Meskipun begitu, ia juga menambahkan agar hasil yang diraih Persebaya selama ini, bisa dilihat dari kondisi tim. “Harus dilihat dari banyak sisi, banyak aspek,” tukasnya.

Sementara itu, saat menelan kekalahan atas tamunya Rans Nusantara di laga pekan kesepuluh, ia memberikan alasannya. Yakni karena tidak adanya Leo Lelis dan Rizky Ridho sebagai benteng pertahanan sekaligus leader dalam klub.

Leo Lelis bek asing Persebaya asal Brazil, dalam laga itu belum bisa bertanding karena masih dalam keadaan cereda. Sementara Rizky Ridho, masih harus absen karena mendapat larangan bermain oleh Komisi Disiplin (Komdis).

Dalam pertandingan yang berlangsung dengan tempo cepat itu, ia juga menyayangkan Silvio Junior striker asing asal Brazil, belum bisa bermain dengan maksimal. Sehingga, banyak peluang emas yang terbuang begitu saja.

Saat disinggung terkait kekecewaan suporter, ia mengatakan wajar. Karena Persebaya sendiri belum kembali mengemas kemenangan sejak pekan delapan.

“Saya juga menyadari, suporter kecewa. Dan kita juga tau, pemain belakang baru semua dipasang. Jadi tidak pada posisi ideal, karena dibelakang juga perlu perhatian yang lebih,” tukasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dalam laga di pekan kesepuluh itu, anak asuhnya tidak bermain buruk “Dengan kondisi darurat, sebenarnya anak-anak tidak bermain dengan jelek. Yang jelas gol-gol yang terjadi itu, karena penjaga gawang tidak siap. Contohnya seperti, salah satu pemain Rans Nusantara melalukan shooting 30 meter, masih terlepas,” ucapnya.

Setelah menelan kekalahan beruntun selama tiga kali ini, ia menyatakan akan berpikir lebih keras dan akan melakukan evaluasi. Baik dari evaluasi pemain maupun pelatih.

Sebagai diketahui, Persebaya dalam sepuluh pertandingan, mendapat kemenangan sebanyak tiga kali, seri sekali, dan kalah sebanyak enam kali.(ris/iss/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Jumat, 19 Juli 2024
26o
Kurs