Jumat, 7 Oktober 2022

Atlet Judo Tuna Netra Indonesia Sumbangkan 3 Emas dan 1 Perak

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Tim Judo Tuna Netra Indonesia. Rabu (3/8/2022) Foto: kemenpora.go.id

Tim Judo Tuna Netra Indonesia berhasil mempersembahkan tiga medali emas dan satu perak di ajang ASEAN Para Games (APG) Solo 2022. Para atlet banyak membuat kejutan pada pertandingan kali ini.

Berdasarkan informasi dari laman resmi kemenpora.go.id pada Rabu (3/8/2022).  Tiga medali emas tersebut dipersembahkan oleh Bayu Pangestu Aji di Kelas J2-60Kg, Rafli Ahmad Shidqirafli di Kelas J1-73Kg, dan Sahrul Sulaiman di Kelas J2-73Kg. Sedangkan untuk medali perak diraih oleh Junaedi yang bermain di Kelas J1-60Kg.

“Perjuangan itu begitu berat, melawan malas, dan harus total di Pemusatan Latihan Nasional/Pelatnas, tapi semua dapat dilalui dan emas ini untuk Indonesia,” kata Bayu Pangestu.

Imam Kuncoro, pelatih Judi Tuna Netra menceritakan, anak didiknya membuat kejutan, karena sebetulnya tidak ditarget, karena naik kelas yang lebih sulit tetapi ternyata semangatnya yang membara membuatnya berhasil melampaui target.

“Sebenarnya tidak saya target malah Bayu ini membuat kejutan. Kenapa tidak saya target kemarin, sebenarnya Bayu ini kelasnya total (blind total) tetapi saya naikkan ke yang low fision, ternyata yang prediksi dapat medali itu gagal, dan justru Bayu saya naikkan ternyata dapat emas,” jelas Imam.

Ia menambahkan, Rafli yang juga mengalahkan lawannya Witthaya Wongphaet dari Thailand dalam hitungan detik. Diakuinya bahwa apa yang terjadi di atas matlas adalah hasil dari latihan yang dilakoninya dengan serius dan tak kenal lelah.

“Saya kaget juga dikatakan dua detik, karena keadaan itu semua adalah refleks, tidak saya perkirakan, semua kejadian di atas matlas adalah refleks daripada latihan yang sudah kita ikuti,” jelas Rafli.

Ketiga peraih emas, Bayu, Rafi, dan Sahrul, serta peraih perak Junaedi semua menyatakan bangga, bendera Merah Putih di tiang UPP teratas dan lagu Indonesia Raya berkumandang. Semua mempersembahkan untuk Indonesia dan akan menatap kedepan setiap event penting dengan penuh keseriusan.

“Kami akan terus berlatih setelah ini, mempersiapkan diri untuk APG di Kamboja, Tiongkok, dan semoga bisa tembus Paralimpiade Paris,” ucap Sahrul serta Junaedi yang diluar proyeksi turun mendapat perak. (des/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Mobil Mogok dan Nutup Sebagian Jalur Layang Mayangkara

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Surabaya
Jumat, 7 Oktober 2022
31o
Kurs