Rabu, 6 Juli 2022

Liverpool Kecam Penyelenggara atas Kekacauan Jelang Final Liga Champions

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Andy Robertson bek kiri Liverpool. Foto: Instagram @andyerobertson94

Andy Robertson Bek Liverpool mengecam penyelenggara akibat terjadinya kekacauan sebelum pertandingan Final Liga Champions yang berlangsung di Stade de France, Paris, Prancis, Minggu (29/5/20220 dini hari WIB. Akibatnya, kick-off tertunda selama 35 menit.

Menjelang pertandingan Liverpool kontra Real Madrid dimulai, polisi huru-hara menembakkan gas air mata ke arah penggemar kubu The Reds yang berada di area ujung lapangan.

UEFA menjelasakan kekacauan tersebut akibat banyaknya penonton yang tidak bisa masuk pintu stadion karena membeli tiket palsu.

Usai pertandingan yang berakhir untuk kemenangan Real Madrid, Robertson curhat ada seorang temannya ditolak memasuki stadion.

“Seorang teman saya diberi tahu itu (tiket) palsu, yang saya menjaminnya itu tidak. Pertandingan tadi benar-benar berantakan,” kata pemain berusia 28 tahun itu yang dikutip Reuters, dan melansir Antara, Minggu (29/5/2022).

Robertson melanjutkan, gas air mata yang dilemparkan ke penontoh suatu tindakan yang tidak bisa diterima.

Akibat kejadian itu, Liverpool menuntut penyelidikan secara resmi dan menyatakan sangat kecewa terhadap masalah masuk (stadion) yang dihadapi suporter mereka.

“Itu mengerikan bagi penggemar kami dan semua keluarga yang telah melewatinya juga. Ini bukan pengalaman yang menyenangkan, bukan final yang bagus untuk didatangi. Liga Champions seharusnya menjadi perayaan tapi bukan demikian yang terjadi,” kata Robertson.

Juergen Klopp Manajer Liverpool juga memberikan respon terhadap kekacauan semalam. Dia mengatakan keluarga dari beberapa pemain kesulitan untuk masuk ke stadion.

“Yang saya dengar adalah kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tahu apa yang terjadi di sana. Saya mendengar beberapa hal yang tidak baik, tidak menyenangkan,” kata pelatih asal Jerman tersebut.

Sekedar diketahui, laga Final Liga Champions musim 2021/2022 dipindahkan oleh UEFA dari rencana sebelumnya di Stadion St Petersburg, Rusia ke Paris karena alasan invasi yang disebut pihak Moscow sebagai operasi militer khusus.

Real Madrid keluar sebagai juara berkat gol tunggal Vinicus Junior. Dengan kemenangan itu, El Real menambah koleksi gelar Liga Champions Eropa sebanyak 14 piala, sekaligus mencatat rekor pemilik gelar juara terbanyak.(ant/wld/rid)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 6 Juli 2022
27o
Kurs