Minggu, 21 Juli 2024

Indra Sjafri Identifikasi Kelemahan Timnas U-22 Saat Lawan Lebanon

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Andy Harjito (kanan) Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 berebut bola dengan Mohamad Haidar (kiri) pesepak bola Timnas Lebanon U-22 dalam pertandingan Internasional Friendly Match di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (14/4/2023). Foto: Antara

Indra Sjafri Pelatih timnas U-22 mengidentifikasi kelemahan tim asuhnya saat menghadapi Lebanon pada Jumat (14/4/2023) malam, dalam laga uji coba kedua sebelum tampil di SEA Games Kamboja.

“Saya menilai permainan timnas tidak jelek, tapi mungkin masalah fokus dan mental di menit-menit akhir kurang konsentrasi dan kita juga banyak buat peluang dan momen, dan peluang itu tidak jadi gol. Ini jadi evaluasi untuk gim kedua nanti,” kata pelatih Indra pada konferensi pers setelah pertandingan usai.

Melansir dari Antara, timnas U-22 harus menelan kekalahan 1-2 atas Lebanon pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pasukan Indra Sjafri sempat memimpin satu gol, sebelum Lebanon kemudian membalikkan kedudukan pada fase akhir laga.

Indra menilai timnya masih banyak melakukan kesalahan saat mengoper bola terutama pada babak kedua. Meski demikian, ia bersyukur karena dapat mencoba enam pemain serta beberapa pemain yang baru dipanggil seperti dua pemain PSM Makassar Ramadhan Sananta dan Ananda Raehan.

Setelah laga melawan Lebanon semalam, kedua pemain tersebut akan kembali ke klubnya. Namun Ramadhan dan Ananda akan kembali bergabung dengan timnas U-22 pada 17 April setelah PSM menyelesaikan pertandingan di Liga 1. Pada 16 April, para pemain timnas dari Persija juga akan bergabung setelah memperkuat timnya melawan PSS Sleman pada Sabtu (15/4/2023).

“Alhamdulillah skuad akan lengkap dan di uji coba terakhir tanggal 18 (April), kita akan dengan skuad yang lebih lengkap,” kata Indra.

Pelatih yang membawa Indonesia memenangi medali perak pada SEA Games 2019 itu juga memaparkan bahwa dua pemain Indonesia yang bermain di luar negeri, yakni Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan belum akan bergabung pada 18 April. Marselino sendiri disebut baru akan bergabung dengan timnas U-22 setelah klubnya KMSK Deinze memainkan pertandingan pada 22 April.

“Setelah itu klubnya melepas, tanggal 23 kita siapkan transport untuk dia (Marselino) kembali ke Indonesia. Untuk Arhan, kami sedang menunggu surat resmi dari klubnya,” ujar Indra.

Selanjutnya, Indra menyatakan bahwa ia telah menemukan pemain-pemain yang sesuai dengan keinginannya untuk tampil di SEA Games Kamboja, yakni pemain yang bisa bermain di lebih dari satu posisi.

“Alhamdulillah sudah ada dan tentu akan kita putuskan di tanggal 18 setelah uji coba terakhir,” katanya.(ant/abd/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Minggu, 21 Juli 2024
24o
Kurs