Minggu, 21 Juli 2024

Laga Internasional Syarat Timnas Basket Indonesia Main di Piala Dunia

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Derrick Michael Xzavierro Pebasket Indonesia (kiri) melakukan lay up melewati Samson James Froling pebasket Australia (kanan) dalam babak penyisihan Grup A FIBA Asia Cup 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (16/7/2022). Foto: Antara

Laga internasional bagi para pemain muda Indonesia disebut menjadi syarat mutlak agar Timnas Bola Basket Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia FIBA yang akan diselenggarakan di Indonesia pada 25 Agustus mendatang.

Youbel Sondakh Kepala Pelatih Timnas Bola Basket Indonesia Patriots menyebut, diperlukan waktu setidaknya 10 tahun lagi untuk mengembangkan pebasket junior Indonesia agar bisa menyamai level para pemain di Piala Dunia FIBA.

“Harus dimulainya dari SMA ya, bermain di luar negeri,” kata Youbel usai laga Indonesia Patriots melawan Uni Emirat Arab di Indonesia Arena Jakarta, Sabtu (5/8/2023).

Dia menambahkan, bahwa untuk meningkatkan level permainan pebasket Indonesia harus dilakukan di luar negeri, karena dinilai persaingannya lebih tinggi dibandingkan yang ada di Indonesia saat ini, dilansir Antara.

Beberapa pemain timnas dengan keluarga asli Indonesia juga ikut bermain di kompetisi mahasiswa di Amerika Serikat seperti Derrick Michael dan Zane Adnan, diharapkan bisa mengangkat level permainan timnas.

Menurut dia, ketika banyak pebasket muda Indonesia sudah terbiasa bermain di level internasional, mereka akan mendapatkan pengalaman baru dan diharapkan dapat mengangkat level kompetisi basket di Tanah Air.

“Untuk para pemain muda yang tergabung dalam lini Indonesia Patriots, juga harus sering-sering berkompetisi di level internasional untuk bisa meningkatkan kualitas permainan,” tambahnya.

Dia mencontohkan, para pemain Indonesia Patriots yang bermain di Indonesia International Basketball Invitational (IIBI) sebenarnya merupakan pemain inti di klubnya masing-masing, namun belum bisa bersaing dengan pemain dari Suriah atau Uni Emirat Arab.

Youbel menyebut dibutuhkan tiga turnamen internasional seperti halnya IIBI dalam satu tahun agar para pemain Indonesia bisa meningkatkan kualitasnya masing-masing. (ant/fra/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Minggu, 21 Juli 2024
30o
Kurs