Jumat, 1 Maret 2024

Harapan Pebulu Tangkis Indonesia kepada Presiden Terpilih

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Suasana pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di World Trade Center, Jalan Tun Ismail, Chow Kit, Kuala Lumpur, Minggu (11/2/2024). Foto: Humas PP PBSI

Sejumlah pebulu tangkis Indonesia dipastikan tak akan menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Sebab mereka berlaga di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia (BATC) 2024 di Malaysia.

“Saya sebenarnya sangat antusias untuk ikut mencoblos di Pemilu tahun ini. Cuma memang kondisinya tidak memungkinkan,” tutur Chico Aura Dwi Wardoyo pemain tunggal putra Indonesia.

Meski tidak mencoblos di Pemilu tahun ini, ia memiliki harapan khusus kepada presiden terpilih nanti.

“Saya sangat berharap presiden yang menang nanti mau dan lebih memperhatikan prestasi olahraga Indonesia, terutama cabang bulu tangkis,”

Leo Rolly Carnando pemain ganda Indonesia menyebut, siapa pun presiden yang terpilih harus lebih perhatian kepada olahraga.

“Semoga presiden yang terpilih nanti mau menurunkan pajak penghasilan kami para pebulu tangkis,” harap Leo.

Suara senada datang dari Ribka Sugiarto pemain ganda putri Indonesia. “Semoga presiden yang menang dalam Pemilu 2024 ini bisa lebih memperhatikan pembinaan olahraga, terutama bulutangkis,” ujar Ribka.

Sebenarnya, para pebulu tangkis yang BATC 2024 di Malaysia ini berupaya untuk mencoblod di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di World Trade Center, Jalan Tun Ismail, Chow Kit, Kuala Lumpur.

Tapi setelah menunggu lama dan juga dengan meminta bantuan KBRI untuk bisa mencoblos, tim bulu tangkis Indonesia batal menggunakan hak suara.

Dalam rilis resmi PP PBSI dijelaskan, suasana di PPLN WTC Kuala Lumpur penuh sesak dengan WNI yang sangat antusias untuk mencoblos. Suasananya juga begitu padat dan berdesak-desakan.

Atas kondisi tersebut dan juga karena ada jadwal latihan penting di arena pertandingan pada Minggu sore, akhirnya Rionny Mainaky Kabid Binpres PP PBSI memutuskan seluruh tim lebih baik batal memilih dan kembali ke hotel.

“Setelah sabar menunggu, rasanya kondisinya tidak memungkinkan. Akhirnya kami putuskan untuk kembali ke hotel dan batal mencoblos,” tutur Rionny. (saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Jumat, 1 Maret 2024
27o
Kurs