Sabtu, 24 Februari 2024

Perbasi Gandeng Unesa Perkuat SDM Bola Basket Berbasis Sains

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Danny Kosasih Ketua Umum Perbasi (kiri) bersama dengan Prof Nurhasan Rektor Unesa setelah menandatangani nota kesepahaman di Jakarta, Senin (11/2/2024). Foto: Humas Unesa Danny Kosasih Ketua Umum Perbasi (kiri) bersama dengan Prof Nurhasan Rektor Unesa setelah menandatangani nota kesepahaman di Jakarta, Senin (11/2/2024). Foto: Humas Unesa

PP Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk memperkuat sumber daya manusia bola basket dengan basis sains dan keilmuan.

“Kenapa kami kerja sama dengan universitas yang ada olahraga, karena kami tahu bahwa olahraga harus digabungkan dengan sains dan keilmuan. Kami berharap, antara keilmuan dan cabang olahraga bola basket menjadi satu kekuatan, sehingga melahirkan banyak pelatih, atlet, wasit yang luar biasa,” kata Danny Kosasih Ketua Umum PP Perbasi.

Dilansir Antara pada Selasa (13/2/2024), kerja sama ini diikat dalam penandatanganan nota kesepahaman antara Danny Kosasih Ketua Umum Perbasi dan Nurhasan Rektor Unesa di Senayan Jakarta, Senin (11/2/2024) malam.

Danny Kosasih mengatakan, kerja sama ini bagian dari upaya federasi untuk menguatkan sumber daya manusia di bidang olahraga basket. Kelak diharapkan akan muncul wasit-wasit yang berkualitas selain dari pelatih yang andal.

Nurhasan Rektor Unesa mengapresiasi kerja sama dengan PP Perbasi yang diharapkan bisa sepenuhnya membantu dalam pengembangan pemain bola basket Indonesia ke depan.

“Kami mengadakan kerja sama dengan PP Perbasi. Luar biasa. Harapannya adalah ke depan Perbasi bisa melaksanakan aktivitasnya mulai pembibitan kemudian berproses menjadi tim elit,” ujarnya.

Rektor Unesa berharap, kerja sama ini bisa membawa dampak positif bagi bola basket Indonesia, serta menjadi ajang peningkatan prestasi Perbasi, sekaligus agar bisa mendirikan akademi bola basket, terutama di wilayah Indonesia Timur.

“Kami ada sport science, kami punya psikologi olahraga, dan beberapa kompetensi yang kami miliki,” tandasnya. (ant/ike/saf)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Sabtu, 24 Februari 2024
27o
Kurs