“Harapannya supaya terus ya diadakan. Ya, ini kan turnamen mini. Supaya animo padel selalu ada,” katanya pada Sabtu (3/10/2026).
Erick menilai perkembangan padel di Surabaya masih cukup kuat. Ia melihat munculnya komunitas-komunitas baru menjadi salah satu indikator bahwa minat masyarakat terhadap olahraga tersebut belum surut.
“Hype-nya padel masih bagus. Terutama di Surabaya Barat ya. Masih hidup sih,” ujarnya.
Pertumbuhan tersebut juga terlihat dari upaya pengelola venue dalam membuka akses bagi pemain pemula. Erick mengatakan pihaknya menyediakan program coaching dengan harga yang lebih terjangkau agar olahraga padel dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Dari sisi komunitas, perkembangan padel juga terlihat dari semakin banyaknya anggota dan aktivitas rutin. Danang Fiantara founder Weekend Padel Club mengatakan, komunitas yangtersebut terbentuk pada 2025 dan kini telah memiliki sekitar 1.500 anggota yang terdata.








