“Alhamdulillah kami bisa berkomunikasi dengan baik juga. Jadi hari ini cukup baik dan kami juga memang harus terus jaga tempo sama hawanya,” ujarnya.
Menurut Apriyani, faktor usia yang relatif sebaya juga membantu komunikasi mereka. Namun, dia menilai pengalaman Bagas turut memberikan warna dalam proses membangun pasangan baru tersebut.
“Dengan seumuran ini, apalagi dengan Bagas yang sudah cukup banyak pengalaman juga, memang tinggal dia akan selalu terima, saya pun juga sama,” tutur Apriyani.
Apriyani mengaku tidak masalah ketika Bagas memberikan kritik yang cukup keras selama berada di lapangan. Baginya, masukan tersebut diperlukan untuk memperbaiki permainan.
“Meskipun Bagas komentarin saya, kritik saya yang sangat pedas, tapi saya harus menerima karena itu untuk kebaikan saya. Sebaliknya juga begitu. Kalau buat kebaikan, ya kenapa enggak,” katanya.









