Menurut Andi, kaki pemain Qatar masuk ke area permainan Indonesia ketika melakukan blok. Cedera tersebut awalnya tidak terlalu terasa, tetapi rasa sakit semakin meningkat sepanjang pertandingan.
“Bintang cedera karena menginjak kaki lawan. Kaki lawan masuk ke lapangan kita saat mengeblok. Dari awal tidak begitu terasa, tetapi lama-lama terasa sakit. Bintang tidak bisa jalan setelah bermain, kakinya bengkak. Bukan rezeki kita,” kata Andi.
Andi menilai duel Indonesia dan Qatar sebenarnya berjalan cukup berimbang. Namun, cedera yang dialami Bintang membuat mobilitasnya terganggu, terutama ketika pertandingan memasuki set ketiga.
“Secara permainan kedua tim berimbang. Mungkin kalau tidak cedera, beda hasilnya karena pergerakan menjadi sakit. Sebenarnya anak-anak bermain sesuai instruksi,” ujarnya.
Cedera tersebut juga berpotensi memengaruhi agenda Bintang/Sofyan setelah Asian Games. Pasangan Indonesia itu sebelumnya direncanakan mengikuti tur di Turki mulai 13 Oktober 2026, kemudian melanjutkan rangkaian pertandingan ke Jepang.

NOW ON AIR SSFM 100

