Ia menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang harus dibenahi, terutama konsistensi, transisi bertahan, kondisi fisik, dan kemampuan menjaga fokus sepanjang pertandingan.
“Ini adalah turnamen pramusim. Para pemain lelah dan beberapa tim yang kami hadapi juga tidak bermain dengan skuad penuh. Jadi kami harus tetap rendah hati dan menganalisis apa yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Meski menang atas Penang FC, Tavares melihat Persebaya masih memberikan terlalu banyak kesempatan kepada lawan, khususnya ketika memasuki fase transisi bertahan.
“Kami menunjukkan beberapa hal bagus, tetapi kami harus lebih konsisten mengulang hal-hal tersebut. Kami tidak boleh kehilangan fokus dan keseimbangan pertahanan saat transisi,” katanya.
Menurutnya, situasi tersebut harus segera diperbaiki karena lawan di kompetisi resmi nantinya akan lebih mampu memanfaatkan kesalahan kecil.










