Perselisihan kembali memanas setelah pertandingan ketika Jesus memberikan keterangan kepada media pada 29 September menjelang pertandingan Portugal melawan Denmark.
Ronaldo menyebut sebelumnya telah ada rencana agar Jesus memberikan penjelasan yang dapat mengakhiri persoalan tersebut.
Namun, menurut Ronaldo, pernyataan Jesus justru menunjukkan sikap agresif yang tidak pernah ditunjukkan ketika keduanya berbicara secara pribadi.
“Konferensi pers tersebut seperti yang diketahui semua orang. Sikapnya sama sekali tidak sesuai dengan pembicaraan kami. Saya mendengar ungkapan dan sikap agresif yang menurut saya tidak pantas saya terima, sebuah sikap ‘saya mau, saya bisa, dan saya yang memerintah’ yang sama sekali tidak dia tunjukkan kepada saya, bahkan sedikit pun, ketika kami berbicara secara pribadi sehari sebelumnya,” kata Ronaldo.
Ronaldo menyebut hal tersebut sebagai kali kedua Jesus mengingkari kesepakatan mereka.
NOW ON AIR SSFM 100

