“Konsekuensi dari tindakan saya harus dinilai dan dihukum oleh FPF (Federasi Sepak Bola Portugal). Hukuman tersebut seharusnya tidak memiliki keadaan yang meringankan. Saya bukan sekadar pemain biasa; saya adalah kapten tim, dan itu merupakan faktor yang memberatkan,” katanya.
Meski sempat menyebut soal hukuman dan masa depannya bersama Portugal, Ronaldo menolak anggapan bahwa dirinya akan segera menjalani pertandingan perpisahan.
Ia mengatakan masih ingin bermain dalam banyak pertandingan bersama tim nasional.
“Saya banyak mendengar pembicaraan mengenai pertandingan perpisahan, bahwa saya pantas mendapatkan perpisahan yang layak dan FPF ingin memberikan kesempatan tersebut kepada saya. Saya bisa berjanji kepada seluruh penggemar, khususnya masyarakat Portugal, bahwa kita akan memiliki satu atau lebih pertandingan perpisahan. Akan ada waktunya untuk itu,” kata Ronaldo.
“Namun, ketika memikirkan tim nasional, yang benar-benar saya pikirkan adalah berkompetisi. Itulah yang saya pikirkan pada hari ketika saya diberi tahu tentang kematian ayah saya. Saat itu saya berada di kamp latihan tim nasional dan memutuskan untuk tetap bertahan hingga pertandingan keesokan harinya selesai. Saya melakukan untuk negara saya sesuatu yang tidak akan pernah saya lakukan untuk klub mana pun.”
NOW ON AIR SSFM 100

