“Selama ini DBL sudah mengirim ribuan pelajar ke luar negeri. Tahun ini kami ingin para guru juga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan menambah pengalaman. Karena kami percaya perjalanan seorang student-athlete tidak akan pernah lepas dari peran guru-guru mereka,” ujar Azrul.
Ia menjelaskan, program Super Teacher ditujukan sebagai bentuk penghargaan kepada guru yang selama ini mendampingi para student-athlete dalam mengembangkan prestasi akademik maupun nonakademik.
Empat guru terbaik nantinya akan mengikuti program pembelajaran di luar negeri untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membawa pengalaman baru yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
Sementara itu, musim baru kompetisi DBL akan dimulai pada 6 Agustus 2026 di Surabaya sebagai kota pembuka. Kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia itu kembali digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

