Yang menjadi perhatian utama bukan hanya suhu udara, melainkan nilai Wet Bulb Globe Temperature (WBGT), yaitu indikator yang mengukur kombinasi suhu, kelembapan, radiasi matahari, dan kecepatan angin untuk menentukan tingkat risiko panas terhadap aktivitas fisik.
Pada laga tersebut, WBGT tercatat sebesar 31,1 derajat Celsius. Angka itu jauh melampaui ambang batas 28 derajat Celsius yang selama ini direkomendasikan FIFPRO sebagai batas maksimal sebelum pertandingan ditunda atau dijadwalkan ulang.
Meski demikian, hingga kini FIFA dan FIFPRO belum memiliki kesepakatan resmi mengenai batas WBGT yang wajib diterapkan dalam pertandingan internasional.
Sesuai regulasi FIFA saat ini, pertandingan wajib dihentikan sementara selama tiga menit untuk memberikan kesempatan pemain melakukan pendinginan dan hidrasi apabila WBGT mencapai 32 derajat Celsius atau lebih.
Sementara itu, apabila WBGT berada pada kisaran 27 hingga di bawah 32 derajat Celsius, ofisial pertandingan dapat mengajukan cooling break secara sukarela.

NOW ON AIR SSFM 100

