Jorge Martin datang ke MotoGP Mandalika dengan keunggulan tipis atas Marc Marquez dalam persaingan gelar juara dunia.
Pembalap Aprilia itu hanya unggul dua poin dari rivalnya menjelang balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok, akhir pekan ini.
Martin berhasil menjaga peluangnya setelah meraih hasil cukup positif pada MotoGP Jepang di Motegi. Sirkuit tersebut sebelumnya menjadi salah satu trek yang cenderung menguntungkan Marquez dan Ducati.
Martin mengawali akhir pekan di Motegi dengan gemilang. Ia memecahkan rekor lap untuk merebut pole position.
Namun, pada sprint race, Martin harus puas finis kedua sebelum turun ke posisi ketiga akibat penalti satu posisi karena melewati area hijau pada lap terakhir.
Martin kemudian finis kedua dalam balapan utama di belakang Marquez. Diogo Moreira juga berada di depan Martin dalam hasil sprint setelah penalti tersebut.
Meski kehilangan sejumlah poin dari Marquez dalam dua balapan di Jepang, Martin mendapatkan modal penting. Aprilia RS-GP26 mampu tampil kompetitif di Motegi, trek yang sebelumnya bukan merupakan salah satu sirkuit terbaik bagi motor tersebut.
Kini, Martin menuju Mandalika dengan harapan kembali memperlebar jarak di klasemen. Sirkuit Mandalika memiliki catatan positif bagi Aprilia maupun Martin.
“Kami meninggalkan Jepang dengan sangat puas, dari sebuah sirkuit yang pada masa lalu bukan merupakan salah satu yang terbaik bagi Aprilia,” kata Martin menjelang balapan di Indonesia.
“Tim melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan finis di podium dalam dua balapan menjadi bukti yang lebih besar atas komitmen semua orang,” imbuhnya dilansir dari Crash.
“Kini kami menuju Indonesia, ke sebuah sirkuit yang selalu saya sukai. Namun, persaingan kejuaraan masih sangat ketat, jadi kami harus terus bekerja seperti ini, bekerja sama dan berkembang dari hari ke hari. Sampai jumpa di Mandalika!”
Martin kini hanya memiliki keunggulan dua poin atas Marquez. Kondisi tersebut membuat setiap hasil di Mandalika berpotensi mengubah posisi puncak klasemen.
Selain Martin, Marco Bezzecchi rekan setimnya di Aprilia, juga memiliki peluang untuk memangkas jarak dengan para pembalap di posisi teratas. Bezzecchi saat ini tertinggal 49 poin dari pemuncak klasemen dengan enam seri masih tersisa.
Untuk tetap berada dalam persaingan gelar hingga seri terakhir di Valencia, Bezzecchi membutuhkan hasil konsisten dan harus mampu mengalahkan Martin serta Marquez secara rutin.
Mandalika juga menjadi salah satu sirkuit yang memiliki kenangan positif bagi Bezzecchi. Pembalap Italia itu memenangkan sprint race di Mandalika musim lalu, meski gagal menyelesaikan balapan utama setelah terlibat insiden dengan Marquez.
Bezzecchi mengaku antusias kembali balapan di Indonesia.
“Saya senang bisa kembali balapan di Indonesia. Mandalika adalah sirkuit yang sangat saya sukai,” ujar Bezzecchi.
“Kami datang setelah menjalani balapan yang bagus di Jepang, jadi kami akan berusaha melanjutkan pekerjaan kami dan terus berkembang. Target kami adalah tampil kompetitif di setiap sesi di lintasan.” (saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

