Selasa, 29 September 2026

Joachim Gunawan Mika Menang Dominan, Bidik Gelar ITF Widjojo Soejono

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Joachim Gunawan Mika petenis Indonesia mencatatkan dua kemenangan awal dalam ITF Widjojo Soejono 2026. Foto: Budi suarasurabaya.net

Joachim Gunawan Mika petenis Indonesia mencatatkan dua kemenangan pertama dalam International ITF Widjojo Soejono 2026 setelah menang telak atas Paul Hardjawana petanis asal Australia di Lapangan Tenis Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (29/9/2026).

Mika tercatat hanya kehilangan satu gim pada set pertama, kemudian ia menuntaskan laga dengan kemenangan telak 6-1 dan 6-0 atas Paul Hardjawana.

Hasil tersebut menjadi kemenangan kedua Mika pada turnamen tahun ini. Sebelumnya, petenis yang menjadi unggulan pertama tersebut juga berhasil melewati pertandingan pertamanya.

“Rasanya main bagus. Suasana juga mendukung saya. Lawan tadi agak capek, mungkin karena kepanasan di sini,” katanya, Selasa (29/9/2026).

Mika mengatakan bahwa ia juga merasakan cuaca panas di Surabaya, namun ia mengaku mampu mengatasinya dengan kondisi fisik dan permainan yang lebih siap.

“Tadi agak menang fisik dan menang permainan. Saya merasa agak unggul di situ,” ujarnya.

Setelah berhasil mengamankan dua laga dengan hasil positif, Mika bersiap menghadapi laga lanjutan. Ia menegaskan prinsipnya adalah menjalani pertandingan satu per satu dan fokus pada menjaga konsentrasi selama bertanding.

“Fokus satu match at a time saja. Tidak perlu pikir jauh-jauh. Di depan mata dulu,” ucapnya.

Sebagai unggulan pertama, Mika menyadari tantangan akan semakin berat ketika memasuki fase berikutnya. Ia menyebut kemungkinan menghadapi pemain unggulan lainnya baru terbuka ketika memasuki babak delapan besar.

“Kalau penyisihan belum. Kemungkinan ketemu seed yang tinggi di delapan besar,” ujarnya.

Meski belum ingin melihat terlalu jauh, Mika memiliki target untuk mengakhiri turnamen ITF Widjojo Soejono dengan gelar juara.

Target tersebut, lanjut dia, tidak lepas dari pengalaman tahun sebelumnya yang pernah melaju hingga partai final turnamen serupa ketika tampil di Vietnam. Namun, langkahnya terhenti setelah kalah dari petenis asal Singapura.

Ia menyebut, pengalaman itu menjadi modal penting bagi dirinya untuk kembali mengejar pencapaian terbaik tahun ini.

Dengan dua kemenangan awal, ia berambisi menjaga konsistensi permainan untuk melangkah lebih jauh. Namun, ia juga memilih tetap tenang dan tidak terbebani dengan target tersebut.

Secara keseluruhan, ia mengaku telah melakukan persiapan selama sekitar satu hingga dua bulan khusus untuk menghadapi persaingan di ITF Widjojo Soejono 2026. (ris/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 29 September 2026
27o
Kurs