Turnamen International Tennis Federation (ITF) Junior Widjojo Soejono ke-43 resmi digelar dengan menerapkan sistem round robin di Surabaya, pada 28 September – 4 Oktober 2026.
Penerapan sistem round robin memberi kesempatan atlet untuk mendapatkan lebih banyak sesi bertanding, karena yang mengalami kekalahan tidak langsung tersingkir dan pulang, tetapi masih memiliki kesempatan untuk kembali bertanding dalam turnamen.
Didik Utomo Pribadi Direktur Turnamen ITF Junior Widjojo Soejono ke-43 mengatakan, penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan semangat pembinaan tenis secara berkelanjutan.
“Ini merupakan satu pembinaan yang berjenjang, berkesinambungan, dan berkelanjutan. Untuk sistem pertandingan yang sekarang ini memang diharapkan mereka yang kalah tidak langsung pulang. Ini memberi kesempatan mereka untuk main lagi. Sistemnya namanya round robin,” katanya di Lapangan Tenis Kodam V Brawijaya, Surabaya, pada Senin (28/9/2026).
Didik mengatakan, sistem tersebut juga membuat persaingan pada turnamen tenis ITF Junior Widjojo Soejono tahun ini berlangsung kompetitif.

NOW ON AIR SSFM 100

