Sabtu, 8 Agustus 2026

Juara Piala Presiden 2026 Dinilai Menambah Kepercayaan Diri Skuad Persebaya

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Reza Arya penjaga gawang Persebaya Surabaya beraksi dalam babak adu penalti melawan Persib Bandung dalam final Piala Presiden 2026. Foto: Persebaya

Reza Arya Pratama kiper Persebaya Surabaya menilai keberhasilan menjuarai Piala Presiden 2026 dapat menjadi tambahan kepercayaan diri bagi skuad Bajul Ijo sebelum menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Menurut Reza, gelar tersebut menjadi buah dari perjuangan seluruh pemain yang harus melewati rangkaian pertandingan dengan waktu pemulihan yang terbatas. Karena itu, trofi Piala Presiden dinilai bisa menjadi modal penting bagi Persebaya untuk menatap musim kompetisi.

“Menurut saya ini baru permulaan. Piala Presiden adalah turnamen pramusim dan yang paling penting adalah bagaimana kami bisa tampil konsisten ketika Super League dimulai. Kompetisi masih sangat panjang, jadi kami harus terus bekerja keras dan berkembang,” kata Reza dalam laman resmi klub.

Persebaya memastikan diri menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.

Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit. Persebaya sempat unggul melalui gol Ramadhan Sananta pada menit ke-19, tetapi Persib mampu menyamakan kedudukan empat menit kemudian.

Laga kemudian ditentukan melalui adu penalti. Reza Arya yang masuk menggantikan Ernando Ari pada awal babak kedua tampil menentukan dengan menggagalkan dua eksekusi pemain Persib.

Penampilan tersebut membantu Persebaya meraih trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya. Namun, Reza menilai keberhasilan itu tidak lepas dari perjuangan seluruh pemain, terutama setelah tim menjalani jadwal pertandingan dengan waktu pemulihan yang singkat.

“Kami bahkan tidak sempat menjalani latihan karena waktu pemulihan sangat singkat. Namun seluruh pemain memberikan segalanya di lapangan. Bermain lebih dari 100 menit hingga adu penalti tentu sangat menguras tenaga, tetapi semua perjuangan itu terbayar dengan gelar juara,” ujar Reza dalam konferensi pers.

Kiper berusia 26 tahun itu menyebut pencapaian di Piala Presiden memberikan energi positif bagi tim. Keberhasilan mengalahkan Persib dalam pertandingan final yang berlangsung hingga adu penalti dapat menjadi pengalaman berharga bagi pemain Persebaya sebelum menghadapi kompetisi yang lebih panjang.

Meski menjadi salah satu penentu kemenangan di babak adu penalti, Reza tetap menempatkan keberhasilan Persebaya sebagai hasil kerja kolektif. Ia juga mengapresiasi dukungan yang diberikan keluarga, rekan-rekan, serta Bonek dan Bonita sepanjang turnamen.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga, teman-teman, dan tentu saja Bonek dan Bonita yang tidak pernah berhenti memberikan dukungan kepada Persebaya. Dukungan mereka menjadi motivasi besar bagi kami sepanjang turnamen ini,” jelasnya.

Reza berharap kepercayaan diri yang diperoleh setelah menjuarai Piala Presiden tidak membuat Persebaya terlena. Menurutnya, skuad Bajul Ijo masih harus mempertahankan konsistensi dan terus meningkatkan kualitas permainan karena tantangan utama akan hadir ketika kompetisi resmi dimulai.

Setelah menjuarai Piala Presiden 2026, Persebaya masih memiliki agenda pramusim. Mereka dijadwalkan menghadapi Penang FC dalam laga internasional di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (15/8/2026).

Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan Persebaya untuk mematangkan tim sekaligus menjaga momentum positif sebelum memasuki Super League 2026/2027. (saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Sabtu, 8 Agustus 2026
29o
Kurs