“Mereka memang kuat dalam satu lap, tetapi race pace adalah bagian di mana saya bisa sangat konsisten,” ujarnya dilansir dari Crash.
Marquez juga mengungkapkan perubahan kecil pada setelan Ducati membantunya tampil lebih nyaman dan cepat dalam Sprint.
“Untuk Sprint, dengan sedikit perubahan kami bisa menjadi lebih cepat dan lebih nyaman,” kata pembalap Spanyol tersebut.
Setelah mengambil alih posisi pertama, Marquez mampu mengendalikan jalannya balapan. Ia kemudian memperlebar jarak dari Martin pada lap kesembilan dari total 12 lap, sekaligus mencatatkan lap tercepat.
Marquez menyebut Martin sebagai rival paling berbahaya dalam Sprint. Selain Martin, Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi sebelumnya juga diperkirakan menjadi pesaing dalam perebutan kemenangan.

NOW ON AIR SSFM 100

