Padahal, Marquez dijadwalkan memulai balapan dari pole position setelah memenangi Sprint Race pada Sabtu (24/10/2026) dan memperlebar keunggulannya di klasemen menjadi 10 poin.
“Saya merasa sedih untuk semua penggemar di Phillip Island karena Phillip Island tidak pantas mengakhiri balapan terakhirnya dengan pembatalan seperti ini,” kata Marquez dilansir dari laman Crash.
Sang juara bertahan itu menegaskan, kondisi lintasan sebenarnya masih dapat diterima untuk balapan. Namun, kendala operasional helikopter medis membuat perlombaan tidak bisa dilanjutkan.
“Kondisinya sebenarnya masih bisa diterima, tetapi sayangnya helikopter medis belum bisa terbang. Jadi, ini demi alasan keselamatan,” ujarnya.
Marquez juga menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang telah datang untuk menyaksikan balapan terakhir MotoGP di Phillip Island sebelum kejuaraan tersebut pindah ke Adelaide pada musim berikutnya.
NOW ON AIR SSFM 100

