Rabu, 21 Oktober 2026

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor, Bandara Lombok Layani 106 Ribu Penumpang

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
MotoGP Indonesia 2026 berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9–11 Oktober 2026. Foto: Crash

Bandara Internasional Lombok mencatatkan trafik tertinggi selama lima tahun penyelenggaraan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selama periode 5–16 Oktober 2026, jumlah pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo meningkat dibandingkan penyelenggaraan MotoGP pada tahun sebelumnya.

Aidhil Philip Julian General Manager Bandara Internasional Lombok mengatakan, total pergerakan pesawat mencapai 1.217 kali atau naik 26 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang tercatat sebanyak 966 pergerakan.

Peningkatan juga terjadi pada jumlah penumpang. Bandara Internasional Lombok melayani 106.933 penumpang selama periode tersebut, tumbuh 10 persen dibandingkan 97.121 penumpang pada penyelenggaraan MotoGP 2025.

Sementara itu, volume kargo mencapai 1.281 ton atau meningkat 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 935 ton.

“Rekor tersebut tercatat pada seluruh indikator trafik transportasi udara, meliputi pergerakan pesawat, jumlah penumpang, dan volume kargo,” kata Aidhil dulansir dari Antara, Rabu (21/10/2026).

Periode pencatatan trafik berlangsung mulai H-4 hingga H+5 penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026, yakni 5–16 Oktober 2026.

Lonjakan aktivitas penerbangan tersebut mencerminkan tingginya mobilitas menuju Lombok selama berlangsungnya ajang balap motor internasional di Sirkuit Mandalika.

Bandara Internasional Lombok menjadi salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan, pembalap, kru, ofisial, dan pihak lain yang terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Peningkatan trafik penumpang dan kargo juga menunjukkan besarnya kebutuhan transportasi udara untuk mendukung kegiatan berskala internasional tersebut.

Aidhil menyebut, capaian rekor trafik selama lima tahun penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak terlepas dari sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran transportasi udara.

“Pencapaian rekor trafik selama lima tahun penyelenggaraan MotoGP Mandalika merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran transportasi udara selama berlangsungnya ajang tersebut,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas penerbangan, pengelola bandara terus memperkuat kesiapan operasional, termasuk memastikan fasilitas dan personel berada dalam kondisi optimal.

Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga ditingkatkan agar pelayanan kepada pengguna jasa bandara tetap berjalan aman, nyaman, dan lancar.

“Kami terus memperkuat kesiapan operasional, memastikan fasilitas dan personel dalam kondisi optimal, serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar peningkatan trafik dapat dilayani dengan aman, nyaman, dan lancar,” kata Aidhil. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2026
35o
Kurs