Persebaya Surabaya akan membuka kompetisi Super League musim 2026/2027 dengan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, pada Sabtu (5/9/2026).
Bernardo Tavares Pelatih Persebaya mengatakan bahwa laga perdana melwan Bhayangkara bukan hal yang mudah, seiring dengan minimnya referensi kekuatan tim lawan setelah mengalami perubahan komposisi dan karakter tim.
“Kami tidak memiliki banyak pertandingan sebagai referensi untuk melihat secara utuh bagaimana Bhayangkara akan bermain dengan karakteristik barunya. Karena itu, kami harus siap menghadapi beberapa kemungkinan di lapangan,” kata Tavares.
Tavares mengingatkan, Bhayangkara merupakan tim yang menyulitkan Persebaya di kompetisi musim lalu.
Dalam dua pertemuan pada Super League 2025/26, Bajul Ijo gagal meraih kemenangan, yakni hanya bermain imbang saat bertandang ke markas Bhayangkara, dan kalah 1-2 saat bermain sebagai tuan rumah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Dengan catatan itu, Tavares meminta anak asuhnya untuk fokus sepanjang pertandingan agar laga berjalan maksimalkan.
“Sejarah pertemuan dan hasil sebelumnya tidak boleh membuat kami lengah,” kata pelatih berusia 46 tahun itu.
Dalam kesempatan itu, Tavares juga tidak ingin anak asuhnya larut dengan hasil positif yang diraih selama pramusim.
Menurutnya, predikat juara Piala Presiden 2026 tidak otomatis memberikan keuntungan ketika pertandingan Super League dimulai.
“Kami harus kembali bekerja keras dan menunjukkan bahwa kami ingin mendapatkan hasil lebih baik daripada lawan. Bagi saya, apa yang sudah terjadi sebelumnya adalah sejarah. Besok adalah pertandingan baru dan kami harus memberikan yang terbaik,” pungkasnya. (ris/saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

