“Namun, ada beberapa cabor yang belum confirm, contohnya barongsai. Secara gedung oke, tetapi lantai masih terlalu licin. Mereka masih melihat opsi yang lain,” kata Jeffry dalam keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Senin (28/9/2026).
Menurut Jeffry, pengecekan langsung memungkinkan berbagai kendala teknis ditemukan lebih awal. Persoalan seperti kondisi lantai, kelayakan gedung, maupun fasilitas penunjang dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi pertandingan.
Apabila venue yang telah disiapkan dinilai belum memenuhi kebutuhan suatu cabor, KONI Jatim akan kembali berkoordinasi untuk mencari lokasi yang lebih representatif.
“Ini kita kumpulkan datanya. Paling tidak dalam minggu depan kita sudah punya gambaran untuk semua cabang olahraga dan sudah harus ada plotting-nya,” ujarnya.
Pemetaan venue juga berkaitan dengan penyusunan jadwal pertandingan. Sebab, terdapat kemungkinan satu lokasi digunakan untuk lebih dari satu cabor sehingga penggunaan arena perlu diatur agar tidak terjadi benturan jadwal.

NOW ON AIR SSFM 100

