“Saya ucapkan terima kasih kepada pemain saya. Untuk pertandingan sore ini berjalan baik, lancar, itu yang paling penting. Sekali lagi selamat untuk Persebaya, bermain cukup sabar, kemudian melakukan kombinasi yang luar biasa sehingga bisa membobol gawang kami empat gol,” ucapnya.
Menurutnya, para pemain PSBS Biak sudah tampil sekuat tenaga dalam laga lawan Persebaya, namun kondisi fisik hingga mental turut mempengaruhi hasil.
“Kondisi kami, sampai terakhir mereka tetap berjuang ya untuk mempertahankan gawangnya. Secara taktis, kami ada masalah di transisi negatif, itu yang dipengaruhi salah satunya adalah faktor fisik ya,” ujarnya.
Dimas Galih Pratama kiper PSBS Biak menambahkan bahwa ia dan rekan setim sudah berusaha tampil maksimal, namun usaha yang dilakukan masih gagal.
“Saya ucapkan selamat buat Persebaya atas kemenangannya. Saya sebagai pemain mewakili teman-teman sudah berusaha semaksimal mungkin, ya itu bisa dilihat kita sudah maksimal, tapi rezeki bukan di sisi kita. Itu saja sih, sekian” pungkasnya.
PSBS Biak terpaksa turun kasta dari kompetisi level tertinggi Liga Indonesia musim ini. Tim asal Papua itu, musim depan akan mengawali kompetisi baru di Championship, kasta kedua Liga Indonesia. (ris/saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

