PSBS Biak harus menerima kenyataan pahit setelah resmi menjadi tim pertama yang degradasi dari kompetisi Super League musim 2025/2026. Hal ini setelah PSBS takluk 0-4 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (2/5/2026) sore.
PSBS Biak berada di peringkat ke-18 klasemen, hanya mengkoleksi 18 poin dari 31 pertandingan. Tim berjuluk Badai Pasifik itu hanya mencatatkan empat kemenangan, enam kali imbang, dan 21 kali kalah.
PSBS Biak tampil sempoyongan saat meladeni Persebaya di Surabaya. Di babak pertama, tim asal Papua itu masih mampu tampil rapi dan menahan imbang tuan rumah dengan skor 0-0. Namun di babak kedua, pertahanan Biak porak poranda oleh skuad Bajul Ijo. Empat gol sekaligus melesak ke gawang PSBS Biak tanpa balas.
Empat gol Persebaya yang bersarang di gawang PSBS Biak dicetak oleh Milos Raickovic pada menit ke-54 dan 59, serta Francisco Rivera pada menit ke-76 dan 82.
Kahudi Widodo Caretaker PSBS Biak mengaturkan rasa terima kasih kepada para pemain yang telah berjuang habis-habisan di laga lawan Persebaya, meski hasilnya gagal membawa pulang poin.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pemain saya. Untuk pertandingan sore ini berjalan baik, lancar, itu yang paling penting. Sekali lagi selamat untuk Persebaya, bermain cukup sabar, kemudian melakukan kombinasi yang luar biasa sehingga bisa membobol gawang kami empat gol,” ucapnya.
Menurutnya, para pemain PSBS Biak sudah tampil sekuat tenaga dalam laga lawan Persebaya, namun kondisi fisik hingga mental turut mempengaruhi hasil.
“Kondisi kami, sampai terakhir mereka tetap berjuang ya untuk mempertahankan gawangnya. Secara taktis, kami ada masalah di transisi negatif, itu yang dipengaruhi salah satunya adalah faktor fisik ya,” ujarnya.
Dimas Galih Pratama kiper PSBS Biak menambahkan bahwa ia dan rekan setim sudah berusaha tampil maksimal, namun usaha yang dilakukan masih gagal.
“Saya ucapkan selamat buat Persebaya atas kemenangannya. Saya sebagai pemain mewakili teman-teman sudah berusaha semaksimal mungkin, ya itu bisa dilihat kita sudah maksimal, tapi rezeki bukan di sisi kita. Itu saja sih, sekian” pungkasnya.
PSBS Biak terpaksa turun kasta dari kompetisi level tertinggi Liga Indonesia musim ini. Tim asal Papua itu, musim depan akan mengawali kompetisi baru di Championship, kasta kedua Liga Indonesia. (ris/saf/faz)
NOW ON AIR SSFM 100

