Rabu, 27 Mei 2020

Sikap Nurhayati dan Pramono Edi Beda Soal Anas

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan

Nurhayati Ali Assegaf ketua fraksi partai Demokrat dan Pramono Edi Wibowo Capres konvensi Partai Demokrat punya sikap berbeda soal Anas Urbaningrum.

Pramono Edi waktu ditanya wartawan soal kasus Anas Urbaningrum tidak mau berkomentar karena menganggap Anas bukan anggota partai Demokrat.

Sementara Nurhayati mengatakan Demokrat siap memberikan bantuan hukum pada Anas.

Seperti diketahui, sejauh ini Anas Urbaningrum sebenarnya masih anggota partai Demokrat, karena Anas baru menyatakan mundur dari ketua umum partai, tapi tidak mundur dari partai Demokrat.

Menurut Nurhayati, bantuan hukum ini bukan berarti Partai Demokrat mengintervensi kasus Hambalang yang menjerat Anas Urbaningrum tersebut.

“Kalau misalnya mas Anas membutuhkan bantuan hukum Demokrat akan memberikan bantuan hukum tetapi memang tidak ada intervensi di dalam proses hukumnya. Biarlah nanti ingin didampingi dan dibantu Demokrat, Demokrat tidak akan meninggalkan begitu saja, akan diberikan bantuan hukum seperti kader-kader yang lain apabila meminta tetapi jangan kemudian melebar apalagi lebih kepada politik,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR Senayan Jakarta, Rabu (15/1/2014).

Meski demikian, kata Nurhayati jika Anas memiliki kuasa hukumnya sendiri, pihaknya tidak bisa mencampurinya.

Nurhayati juga mengingatkan kepada Anas agar tetap berkonsentrasi pada kasus Hambalang dan diharapkan kasus ini tidak melebar kemana-mana.

“Nanti di dalam persidangan kemudian muncul fakta lain dalam proses hukum silakan karena Demokrat tidak pernah mengintervensi proses hukum siapapun dia. Artinya itulah ketua umum kami, Demokrat ada untuk pemberantasan korupsi dan untuk penegakan hukum,”ungkapnya.

Selain itu, loyalis Anas juga diingatkan agar tidak selalu membenturkan Anas dengan Partai Demokrat.

“Saya berharap loyalis orang-orang disekitarnya tidak menghadap-hadapkan mas Anas dengan yang lain. Biarlah proses hukum berjalan,” ujarnya.

Disisi lain, Nurhayati merasa heran dengan upaya pihak-pihak tertentu yang membawa kasus hukum ini ke ranah politik. Meski demikian, ia dapat mengerti karena tahun ini adalah tahun politik sehingga Partai Demokrat selalu dipojokan.(faz/rst)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Emma Rachmawati

Potret NetterSelengkapnya

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Truk Muat Jeruk Terguling

Mobil Box Terguling di MERR

Surabaya
Rabu, 27 Mei 2020
30o
Kurs