Rabu, 17 Agustus 2022

DPR Perpanjang Masa Reses Akibat Wabah Virus Corona

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ilustrasi. Sidang paripurna DPR Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2019 - 2020, Senin (13/1/2020). Foto: Faiz/ dok.suarasurabaya.net

Puan Maharani Ketua DPR RI telah menggelar rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah (Bamus) secara virtual (layar dunia maya) yang dihadiri seluruh pimpinan fraksi dan pimpinan alat kelengkapan dewan.

“Saya memimpin rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah (Bamus). Rapat dihadiri seluruh Pimpinan Fraksi dan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Rapat berlangsung secara virtual dalam rangka pencegahan mandiri ditengah wabah corona,” ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/3/2020).

Menurut Puan, hasil rapat menyepakati untuk memperpanjang masa reses dan menunda pembukaan Masa Sidang DPR RI sampai dengan tanggal 29 Maret 2020.

“Reses sebenarnya berakhir tanggal 20 Maret 2020. Seharusnya, Senin tanggal 23 Maret 2020 akan ada Rapat Paripurna dimulainya Masa Persidangan III. Keputusan ini diambil dengan memperhatikan perkembangan situasi dan kondisi penyebaran virus Covid-19,” jelasnya.

Terkait penanganan wabah Corona, kata Puan, DPR RI mendukung langkah Pemerintah. Negara harus hadir secara jelas dan secara nyata ditengah masyarakat, memberikan rasa tenang serta memberikan rasa aman.

“Kami menekankan lagi, agar upaya-upaya penanganan dipercepat, memperbanyak fasilitas dan alat untuk tes,” kata dia.

Bahkan, kata dia, perlu dicarikan solusi agar layanan tes virus corona diberikan secara gratis kepada masyarakat. Begitu juga, penyediaan masker dan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan.

“Kami di DPR RI mengapresiasi berbagai tindakan proaktif yang jelas dan yang nyata dari berbagai elemen masyarakat. Mulai dari kampanye kreatif rajin mencuci tangan dengan sabun, saling memotivasi untuk melakukan jaga jarak serta saling memberikan semangat antar anak bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19,” tegasnya.

Apa yang telah dilakukan masyarakat Indonesia, jelas puan, menunjukkan bahwa jika gotong-royong masih mengakar kuat didalam diri setiap rakyat Indonesia. Virus corona tidak pandang bulu. Maka, untuk melawannya pun, semua harus bersatu.

“Maka saya yakin, bahwa kita akan bisa melewati tantangan virus corona ini dan akhirnya bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang lebih tangguh, lebih bersatu dan lebih maju,” kata Puan.‎

Puan menegaskan, DPR RI juga mengucapkan terima kasih dan akan terus mendukung para dokter dan tenaga kesehatan yang turut menjadi baris terdepan dalam penanggulangan virus corona.

“Mari, kita semua rakyat Indonesia menunjukkan dukungan kita kepada mereka. Saat ini, DPR RI fokus membantu Pemerintah sesuai tugas dan fungsinya untuk penanganan virus corona beserta dampak-dampaknya termasuk dampak sosial-ekonomi,” ujar dia.

Terakhir, Puan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang, berdoa sambil terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan. Semua harus saling mendukung dan berpikir serta bersikap positif.

“Kita adalah bangsa gotong-royong. Dan dengan gotong-royong, maka Insya Allah Indonesia akan menjadi lebih kuat dan lebih hebat,” pungkas Puan.(faz/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Rabu, 17 Agustus 2022
28o
Kurs