Senin, 3 Agustus 2020

Haul ke-50 Bung Karno, PDIP Surabaya Gelar Doa Lintas Agama

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Khotmil Quran bersama para santri dari Ponpes Tahfidul Quran Sunan Giri, Wonokusumo, Semampir berdoa untuk memperingati haul ke-50 Presiden pertama Ir. Soekarno (Bung Karno) di Kantor DPC PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya, Jalan Setail, Sabtu (20/6/2020). Foto: Istimewa

DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar doa lintas agama dengan daring, untuk memperingati haul ke-50 Presiden pertama Ir. Soekarno (Bung Karno), yang wafat 21 Juni 1970. Kegiatan dilakukan Sabtu (20/6/2020) sebagai bagian dari peringatan Bulan Bung Karno.

Rangkaian haul dimulai sejak Sabtu pukul 08.00 WIB. Digelar Khotmil Quran bersama para santri dari Ponpes Tahfidul Quran Sunan Giri, Wonokusumo, Semampir. Bertempat di Kantor DPC PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya, Jalan Setail.

Acara berlanjut dengan istighotsah dan tahlil oleh Bamusi (Baitul Muslimin Indonesia) PDIP Surabaya. Bamusi mengirim doa untuk Bung Karno dan mantan Ketua MPR Taufiq Kiemas yang juga pendiri Bamusi, yang wafat 8 Juni 2013.

Lalu pada Sabtu malam, digelar doa bersama oleh para pemuka lintas agama dengan daring.

“Semoga Bung Karno dan almarhum Pak Taufiq Kiemas mendapat tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Seluruh keluarganya selalu dalam keberkahan. Serta Indonesia, bangsa yang begitu dicintai, senantiasa diberi keselamatan khususnya saat ini bisa melewati pandemi Covid-19 dengan selamat,” ujar Abdul Ghoni Mukhlas Niam Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Ghoni menjelaskan, rangkaian haul Bung Karno dimulai dengan khotmil Quran, dengan mengkhatamkan kitab suci umat Islam tersebut. Dilakukan oleh para santri Ponpes Tahfidul Quran Sunan Giri Wonokusumo, Semampir, yang mendidik para santri untuk menghafal Alquran.

“Dengan keberkahan khatam Alquran ini, semoga Bangsa Indonesia, khususnya warga Kota Surabya, senantiasa dilindungi Allah SWT,” ujar Ghoni, yang juga anggota DPRD Kota Surabaya.

“Bung Karno juga adalah pemimpin negara pertama yang mengutip ayat suci Alquran dalam Sidang Umum PBB tahun 1960, ketika menyampaikan pidato To Build the World A New yang sangat terkenal itu dan kini diusulkan menjadi Memory of the World ke UNESCO,” imbuh Ghoni, alumnus IAIN Sunan Ampel tersebut.

Ghoni menambahkan, untuk doa bersama nanti malam dipimpin para pemuka lintas agama. Yaitu, Ustadz Dr. H. Muhammad Yasid, MSi, Pdt Indro Sujarwo, Romo Ilidius Yosep Sumarno Pr, I Wayan Suraba, Sarijan Adiviryanto, dan JS Liem Tiong Yang.

Tokoh-tokoh lintas agama itu memimpin doa, yang diikuti ratusan kader PDIP Surabaya dari rumah masing-masing melalui teknologi daring. (bid/tin)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Kerikil Berserakan, Lalu Lintas Macet

Fortuner Masuk Sungai Kaliwaron

Surabaya
Senin, 3 Agustus 2020
27o
Kurs