Jumat, 30 Oktober 2020

PDI Surabaya Akan Siapkan SOP Prokes untuk Kampanye Eri-Armuji

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Adi Sutarwijono Ketua DPRD Surabaya. Foto: Abidin suarasurabaya.net

PDI Kota Surabaya sebagai pengusung Eri Cahyadi-Armuji Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya terus mencari formula penerapan sosialisasi maupun kampanye yang sesuai standar pandemi Covid-19.

Adi Sutarwijono Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya mengatakan, akan melakukan evaluasi dan memberlakukan sosialisasi maupun kampanye dalam jumlah kecil, melalui door to door, secara virtual, kalau pun harus dengan pertemuan rapat, tidak lebih dari 100 orang.

“Kami akan mengevaluasi pola-pola kampanye yang seturut ketentuan. Pola sosialisasi atau tatap muka maksimal hanya 100 orang, di luar gedung. Pola kampanye virtual juga harus ditempuh sebagai salah satu cara untuk mensosialisasikan Mas Eri Cahyadi dan Cak Armuji. Juga pola kampanye door to door, menemui warga dari rumah ke rumah,” katanya kepada suarasurabaya.net, Senin (21/9/2020).

Adi Sutarwijono berpendapat, kejadian sosialisasi di depan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Sabtu lalu, karena memang antusiasme warga masyarakat luar biasa terhadap Eri Cahyadi dan Cak Armuji. Sehingga warga masyarakat membludak.

“Kami menangkap energi positif dari antusiasme tersebut, sebagai kehendak rakyat Surabaya untuk terus melanjutkan seluruh karya-karya kebaikan dari Walikota Bu Risma, melalui Mas Eri-Cak Armuji,” katanya.

Namun, kata Adi, kejadian ini menjadi evaluasi serius tim pemenangan untuk memperbaikinya. Pihaknya akan menyusun standar prosedur.

“Kami ingin kemenangan Pilkada Surabaya, upaya-upaya merebut hati rakyat dikakukan dengan cara-cara yang menyelamatkan rakyat. Bukan dengan cara-cara yang membahayakan rakyat. Sehingga tugas kami di tim pemenangan untuk merumuskan SOP (prosedur standar) yang harus dipatuhi dalam sosialisasi dan kampanye Mas Eri Cahyadi-Cak Armuji,” katanya.

Sebelumnya, AKBP Wimboko Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya menegaskan, sosialisasi tatap muka Eri Cahyadi dan Armuji Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya yang diusung PDI Perjuangan, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9/2020) malam lalu, menjadi evaluasi aparat kepolisian dan Satgas Covid-19.

Sebelumnya, pada Sabtu malam itu, tim pemenangan Eri-Armuji menggelar sosialisasi secara tatap muka yang dihadiri sekitar 350 orang. Di tengah kegiatan, ternyata ada peserta yang tiba-tiba tergeletak dan dievakuasi oleh petugas kepolisian ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

“Kejadian ini kami evaluasi dulu. Penindakan itu bagian dari proses. Gak adil juga orang yang belum disosialisasikan lalu langsung ditindak. Kita koordinasikan dengan kedua belah pihak baik itu timnya pak Eri maupun Pak MA. Agar tidak lagi pertemuan tatap muka. Kalau mereka sudah mengerti terus kejadian lagi, baru kami tindak,” katanya kepada suarasurabaya.net, Senin (21/9/2020). (bid/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Jumat, 30 Oktober 2020
28o
Kurs