Senin, 27 Juni 2022

PDIP: RA Kartini Hadapi “Kegelapan” Dengan Optimisme dan Bangun Harapan Terbitnya Terang

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan. Foto: Dok. Faiz suarasurabaya.net

Hasto Kristiyanto Sekjen DPP PDI Perjuangan mengatakan, Raden Ajeng Kartini Pahlawan Nasional bukan hanya pejuang emansipasi wanita, tetapi juga membangun harapan dan semangat.

“RA Kartini bukan hanya pemimpin pelopor, pejuang emansipasi perempuan. Dalam seluruh tulisan RA Kartini, bangsa Indonesia bisa belajar semangat optimisme, membangun harapan, dan semangat untuk melihat terang dibalik kegelapan sebagaimana terjadi akhir-akhir ini dengan pandemik Covid-19,” ujar Hasto dalam rangka peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2020).

Menurut Hasto, apa yang diungkapkan RA Kartini dalam salah satu tulisannya pada tanggal 28 Juli 1902 kepada Ny Abendanon menegaskan hal tersebut.

Tetapi, kata dia, tiada awan di langit yang tetap selamanya, demikian pun tiada mungkin akan terus menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita, kerap kali lahirlah pagi yang seindah-indahnya.

“Dan itulah jadi pelipur hati saya. Kehidupan manusia itu sama betul dengan keadaan alam. Yang tiap-tiap hari harus kita doakan kepada Tuhan: kekuatan!”, suatu pesan yang menyadari adanya “kegelapan” akibat adat dan berbagai belenggu pemikiran kolot, namun penuh harapan untuk melihat terang,” jelasnya.

Kata Hasto, PDI Perjuangan dengan semangat Jangan Sekali-kali meninggalkan Sejarah (JasMerah) terus menjadikan pemikiran para pejuang bangsa sebagai motivasi dan energi juang. Terlebih dalam situasi saat ini dimana gotong royong nasional sangatlah diperlukan.

“Seluruh anak bangsa harus berjuang, bahu-membahu, berdedikasi bagi bangsa dan negara, dan melakukan segala hal yang perlu untuk mencegah penularan virus dengan tinggal di rumah, hidup bersih, pakai masker, jaga jarak 2 meter, serta saling membantu sesama saudara kita, atau para tetangga kita dengan hidup saling tolong menolong. Pesan Bung Karno, di dalam mengabdi pada bangsa dan negara, tidak pernah ada perjuangan yang sia-sia,” tegasnya.

Hasto berharap, dengan dengan semangat yang sama, bangsa Indonesia terus mengedepankan semangat gotong royong mematuhi seluruh protokol pencegahan Covid-19. (faz/ang/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 27 Juni 2022
25o
Kurs