Senin, 1 Maret 2021

Relawan Eri Cahyadi Bagi-Bagi APD ke Kampung, Warga Serukan Dukungan

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Relawan Eri Cahyadi menyerahkan bantuan APD dan perlengkapan lainnya kepada salah satu perwakilan kampung, Minggu (14/6/2020). Foto: Istimewa

Relawan Eri Cahyadi bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) bagi-bagi alat pelindung diri (APD) sambil menyerukan protokol new normal ke kampung-kampung.

Salah satunya di Karang Pilang Gang Rajawali di lingkungan RW 02, Karang Pilang, Minggu (14/6/2020). Selain APD, relawan juga membagikan cairan disinfektan dan thermal gun.

Unsi Fauzi, salah satu tokoh kampung, mengucap terima kasih atas bantuan perlengkapan dari Relawan Eri Cahyadi dan LPMK. “Semoga bermanfaat untuk melawan Covid-19,” ujarnya.

Fauzi bilang, dia sangat mendukung Eri Cahyadi Kepala Bappeko Surabaya maju sebagai Calon Wali Kota Surabaya. Dia mengenalnya sebagai orang kepercayaan Tri Rismaharini.

“Semangat Relawan ini semangat Eri. Kami dukung beliau melanjutkan estafet kepemimpinan di Surabaya. Pak Eri dan Bu Risma sudah partner sejak Bu Risma belum jadi Wali Kota,” kata Fauzi.

Fauzi mengakui, Eri Cahyadi punya rekam jejak panjang membangun Kota Pahlawan. Salah satunya, penataan ruang terbuka hijau, yang belakangan dia tahu peran Eri juga besar.

Berdasarkan keterangan tertulis yang didapat suarasurabaya.net, saat memimpin Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Eri membuat standar ruang terbuka hijau di atas ketentuan nasional.

Berdasarkan alat pengukur Index Standar Pencemar Udara (ISPU), kadar polutan di Surabaya konsisten di bawah 50 persen. Masih lebih rendah bila dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya.

Ketika memimpin DKRTH, Eri menetapkan proporsi RTH di Surabaya seluas 21,27 persen, masih lebih tinggi dari standar yang ditentukan nasional yakni RTH seluas 20 persen.

Berdasarkan alat pengukur Index Standar Pencemar Udara (ISPU), kadar polutan di Surabaya konsisten di bawah 50 persen. Masih lebih rendah bila dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya.

“Fungsi taman di Surabaya ini bahkan tidak hanya sebagai oksigen kota, tapi juga tempat wisata gratis. Pak Eri juga memikirkan perbaikan pengelolaan PKL-nya,” kata Fauzi.

Dia juga sangat mengapresiasi peran Eri di balik program transparansi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Surabaya, yang mana harus melalui lelang secara elektronik.

Program yang dirintis bersama Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya ketika belum menjadi Wali Kota itu telah diadopsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjadi percontohan bagi daerah lain.

“Saya tahu karena beberapa rekan pengusaha kontraktor bilang kalau di Surabaya itu sangat susah kalau mau main-main. Pak Eri itu orangnya sangat antikorupsi,” katanya.

Harianto Ketua RW 2 Karang Pilang membenarkan, kinerja Eri Cahyadi sangat mumpuni. Dia mengaku tahu secara langsung karena hampir setiap hari mengadukan aspirasi warga ke Bappeko.

“Saya sangat setuju Eri jadi penerus Bu Risma. Segala prestasi Bu Risma bisa dipertahankan, atau malah ditingkatkan. Pak Eri orangnya Gercep. Gerak cepat. Los gak athek rewel,” ujarnya.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Surabaya
Senin, 1 Maret 2021
25o
Kurs