Selasa, 23 April 2024

IPO: Idealnya KIB Mengusung Duet Ganjar-Airlangga pada Pilpres 2024

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah dan Airlangga Hartarto Menko Perekonomian, menghadiri acara Grebeg Apem Yaaqowiyyu Kiai Ageng Gribigz di Jatinom Klaten, Jumat (24/9/2021). Foto: istimewa

Dedi Kurnia Syah Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) menilai, Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar cukup layak diusung sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

Tapi, dia bilang Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) harus tetap kompak mengusung Airlangga Hartarto, walau bukan untuk posisi calon presiden.

“Airlangga paling rasional untuk tidak memaksakan kehendak sebagai capres. Tapi, tetap harus terusung dari KIB,” ujarnya di Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Menurut Dedi, walau elektabilitasnya masih rendah, Airlangga merupakan sosok yang kompeten dan dekat dengan Joko Widodo Presiden. Selain itu Airlangga juga punya daya tarik bagi pemilih Partai Golkar.

Sebelumnya, lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan, Ganjar Pranowo memiliki efek positif pada penguatan suara Partai Golkar.

Kalau Ganjar disandingkan dengan Airlangga pada Pilpres mendatang, suara Golkar diprediksi naik, dan sebaliknya suara PDIP akan turun.

“Koalisi Indonesia Bersatu berani mendeklarasikan diri dan kemungkinan mendapat restu dari Joko Widodo. Dalam prosesnya memang akan digunakan untuk mengusung tokoh yang paling direstui oleh pemerintah. Itu bisa saja Airlangga muncul sebagai tokoh kedua,” kata Dedi.

Sementara, tokoh yang disebut-sebut paling direstui Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinan adalah Ganjar Pranowo.

Merespons hasil survei SMRC tersebut, Dave Akbarshah Fikarno Politikus Partai Golkar menyatakan partainya tetap kokoh mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024, sebagaimana diamanatkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 2019.

“Berdasarkan hasil putusan Munas Golkar, calon presiden kami adalah Pak Airlangga,” tegasnya.

Pengusungan nama Airlangga Hartarto sebagai capres Partai Golkar dipertegas dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar 2021.

Dave menambahkan, sampai sekarang belum ada wacana meninjau ulang atau mengganti putusan Munas Golkar tersebut. Artinya, Partai Golkar masih tegak lurus menjalankan putusan partai untuk mengusung Airlangga.

“Tidak ada wacana apa pun untuk mengubah putusan Munas Golkar,” timpalnya.

Dia bilang, putusan Munas Golkar berlaku tetap sebelum ada hasil munas yang mengubah keputusan tersebut. “Untuk mengganti keputusan tersebut harus melalui munas,” pungkasnya.(rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Selasa, 23 April 2024
27o
Kurs