Rabu, 1 Februari 2023

Pengamat Politik: Emil Jadi Modal Besar Demokrat Dongkrak Elektabilitas Partai

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Emil Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur saat memberikan sambutan dalam acara peringatan hari pencegahan bunuh diri sedunia di halaman FK Unair, pada Sabtu (10/9/2022) malam. Foto: Risky suarasurabaya.net

Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Partai Demokrat Jawa Timur berpeluang mendongkrak elektabilitas partai secara nasional. Selain soliditas partai, nama besar Emil Dardak Ketua DPD Demokrat Jatim juga dianggap memiliki pengaruh besar.

“Demokrat Jatim sangat beruntung memiliki Wakil Gubernur. Emil bisa menjadi modal besar bagi Demokrat untuk menaikkan elektabilitas,” ujar Moch. Mubarok Muharam, Pengamat Politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, Emil Dardak dianggap mampu mendongkrak elektabilitas Demokrat Jatim. Karena publik menilai Wakil Gubernur Jawa Timur itu sebagai tokoh yang mewakili millenial dan cerdas.

Selain itu, pengaruh jabatan sebagai Wakil Gubernur jadi modal besar bagi Demokrat memiliki ketua parpol seperti Emil. Karena jabatan publik memiliki keuntungan mendayagunakan untuk memperluas jaringan, apalagi Wagub dan Gubernur leluasa ke mana-mana.

“Semuanya tergantung Emil sendiri memanfaatkan posisinya menghadapi momen politik di 2024,” ungkap Ketua Lembaga Transformasi (Letram) ini.

Mubarok Muharam melanjutkan, naik atau turunnya elektabilitas parpol dipengaruhi dua faktor. Pertama melihat performance dari DPP termasuk simbol ketua umum. Selain itu, performance dari ketua DPW atau DPD. Sebagai simbol, keduanya beriringan. Sehingga, jika keduanya menunjukkan persepsi positif di kalangan publik maka elektabilitas partai akan naik.

Pada pemilu 2024, Demokrat masih berpeluang mampu menaikkan elektabilitasnya. Sedangkan faktor Emil Dardak masih berpengaruh. Yang menjadi catatan, keberadaan Ketua Demokrat Jatim ini masih di bawah bayang-bayang Khofifah Gubernur Jatim.

“Orang tidak tahu fakta pembagian tugas gubernur dan wagub. Mestinya Emil keluar dari bayang-bayang gubernur jika ingin menaikkan elektabilitasnya ataupun parpolnya. Dia harus menjadi dirinya sendiri,” paparnya.

Untuk diketahui, hasil survei Surabaya Survey Center (SSC) terbaru, elektabilitas Partai Demokrat di Jawa Timur berada di angka 6,8 persen disamai Partai Golkar.

Untuk Demokrat sendiri, Surokim Peneliti Senior SSC melihat, tugas berat yang diemban oleh Emil Dardak sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim. Dengan sisa waktu 1 tahun 6 bulan menjelang Pemilihan Legislatif 2024, Emil harus bisa mendongkrak suara Demokrat.(lta/dfn/ipg)

Berita Terkait