Senin, 24 Juni 2024

Disambut Hangat Jokowi, Puan Hadiri Welcoming Dinner World Water Forum di Bali

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Puan Maharani Ketua DPR RI dan Joko Widodo Presiden dalam acara World Water Forum (WWF) ke-10 di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, Minggu (19/5/2024). Foto : istimewa

Puan Maharani Ketua DPR RI menghadiri sambutan makan malam atau welcoming dinner bagi delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali. Pemerintah Indonesia bersama World Water Council (WWC) menjadi tuan rumah ajang Forum Air Dunia itu.

Kedatangan Puan di Taman Budaya GWK Bali, Minggu (18/5/2024), disambut hangat Joko Widodo (Jokowi) Presiden sebagai penyelenggara welcoming dinner. Tiba di lokasi, Puan yang datang mengenakan kebaya berwarna putih dan kain Endet khas Bali langsung bersalaman dengan Jokowi yang menunggu di atas panggung jalur VVIP bagi para kepala negara yang hadir.

Sambil sesekali melempar senyum, Puan dan Jokowi berbincang sejenak sebelum dipersilakan untuk memasuki venue jamuan dinner.

Puan dan Jokowi lalu berjalan beriringan menuju ruang holding bersama kepala-kepala negara yang hadir. Adapun kepala negara yang mengikuti welcoming dinner WWF ke-10 di antaranya Qohir Rasulzoda Perdana Menteri (PM) Tajikistan, Ranil Wickremesinghe Presiden Sri langka, dan Ratu Wiliame Maivalili Katonivere Presiden Fiji.

Kemudian ada pula John Rosso Wakil Perdana Menteri Papua Nugini juga telah tiba, serta Janos Ader mantan Presiden Hungaria. Sejumlah perwakilan organisasi internasional yang menjadi delegasi WWF ke-10 pun turut hadir.

Puan pun sempat menyapa sejumlah menteri yang hadir. Di antaranya Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Budi Arie Setiadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). Bahkan Puan sempat bercipika-cipiki dengan Retno Marsudi Menteri Luar Negeri.

Di meja gala dinner, Puan duduk di meja utama bersama Presiden Jokowi, PM Tajikistan Qohir Rasulzoda, Presiden World Water Council (WWC) atau Dewan Air Dunia Loic Fauchon, Presiden Sri langka Ranil Wickremesinghe, dan Presiden Fiji Ratu Wiliame Maivalili Katonivere.

Pada acara tersebut, para delegasi WWF melakukan santap malam ditemani lantunan Sape, alat musik tradisional Kalimantan. Selain itu, para delegasi juga disajikan berbagai masakan nusantara Indonesia.

DPR RI sendiri juga akan menggelar acara yang menjadi rangkaian WWF ke-10. Bersama Inter-Parliamentary Union (IPU), DPR RI menjadi tuan rumah Parliamentary Meeting on The Occasion of The 10th World Water Forum (WWF) atau pertemuan Parlemen internasional dalam rangka Forum Air Dunia yang juga diselenggarakan di Bali.

Dari hasil Parliamentary Meeting on The Occasion of The 10th World Water Forum, Puan nantinya akan menyampaikan pendapat dalam WWF ke-10.

“Saya berharap apa yang didiskusikan akan mendapatkan menghasilkan hasil konkret, dan menghasilkan agenda apa yang akan dilakukan bersama-sama dengan Pemerintah,” ungkap Puan.

Mantan Menko PMK itu kemudian menjelaskan urgensi dari pertemuan parlemen terkait Sidang WWF ke-10. Puan menyebut, dibutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mengatasi permasalahan air yang juga menjadi salah satu agenda dalam tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) tersebut.

“Air menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan ke depan. Mengatasi permasalahan air tidak hanya bisa dilakukan hanya oleh Parlemen, tapi harus menjadi komitmen dan gotong royong antara Parlemen, Pemerintah, organisasi internasional, dan tentu saja masyarakat dunia,” terang cucu Bung Karno itu. (faz/ham)

Berita Terkait

..
Surabaya
Senin, 24 Juni 2024
26o
Kurs