Jumat, 12 April 2024

Fadli Zon Terima Dukungan Aliansi Ulama Alumni Timur Tengah untuk Menangkan Prabowo-Gibran

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Fadli Zon waktu menerima dukungan dari Aliansi Ulama Alumni Timur Tengah (AL-MATIEN PRO 08) yang dipimpin KH Dr. Arif Rahman dan KH Thoha Ma’sum sebagai pembina, untuk memenangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Foto: Istimewa

Fadli Zon Wakil Ketua Dewan Pembina dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menerima dukungan dari Aliansi Ulama Alumni Timur Tengah (AL-MATIEN PRO 08) yang dipimpin KH Dr. Arif Rahman dan KH Thoha Ma’sum sebagai pembina, untuk memenangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

Fadli Zon menyampaikan apresiasi dan bangga atas deklarasi dukungan oleh pengurus pusat dan sejumlah pengurus dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta tersebut.

“Ini menunjukkan Prabowo-Gibran didukung dan didoakan oleh para ulama. Pak Prabowo memang sudah lama dekat dengan ulama, sejak puluhan tahun lalu. Beliau bersahabat dengan pimpinan NU, Muhammadiyah, Persis, Tarbiyah dan lain-lain,” kata Fadli Zon yang juga Penasehat TKN Prabowo-Gibran.

“Dukungan dari Al-Matien ini membuat pasangan Prabowo-Gibran semakin optimis untuk memenangkan Pemilu Presiden sekali putaran,” sambungnya.

Sebagai informasi, Al-Matien adalah Aliansi para ulama alumni Timur Tengah, yaitu alumni sekolah dan perguruan tinggi Saudi Arabia, Mesir, Maroko, Sudan, Irak, Yordania, Yaman.

Dalam deklarasinya, Al-Matien berkomitmen totalitas mendukung pasangan Prabowo-Gibran menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029.

Berikut tujuh komitmen deklarasi Al-Matien:

  1. Siap mengawal dan memenangkan pasangan Prabowo Gibran dalam kontestasi Pilpres 2024.
  2. Siap turun ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi, edukasi, dan partisipasi dalam Pemilu 2024 terutama pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
  3. Siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  4. Siap mengawal dan menjadi penengah umat untuk tidak terpancing oleh issu-issu provokatif yang dapat merusak kedamaian seluruh proses pemilu 2024.
  5. Siap menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa dengan berupaya sekuat tenaga dalam menciptakan iklim politik yang aman, sejuk, damai, serta berusaha tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.
  6. Siap merawat keharmonisan hubungan antar warga negara, bersikap toleran dan saling menghormati setiap perbedaan pilihan politik.
  7. Siap mendorong seluruh elemen masyarakat agar melaksanakan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2024, tanpa hoaks, politisasi SARA dan politik uang. (bil/faz)
Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Mobil Porsche Seruduk Livina di Tol Porong

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Jumat, 12 April 2024
27o
Kurs