Rabu, 22 Mei 2024

KPU Surabaya: Tak Ada Laporan Gangguan Kesehatan Serius dari Petugas KPPS

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Salah satu panitia KPPS saat menata surat suara di TPS 23 RT 3 RW 4 Tambakrejo, Simokerto, Surabaya, Rabu (14/2/2024). Foto: Risky suarasurabaya.net

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menyebut tak ada laporan gangguan kesehatan serius dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayah setempat.

Nur Syamsi Ketua KPU Kota Surabaya menyebut, hampir tidak ada laporan KPPS yang sakit parah, melainkan hanya sakit ringan.

“Alhamdulillah, tidak banyak laporan,” kata Syamsi saat ditemui awak media di Kantor KPU Kota Surabaya, Kamis (15/2/2024).

Itupun, lanjutnya, sudah ditangani Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. “Misalnya semalam, ada laporan yang KPPS sakit sudah ditangani, karena kita sudah koordinasi dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk penanganan-penanganan itu,” imbuhnya lagi.

Selain kesehatan, ia mengapresiasi kinerja para petugas KPPS di 8.167 Tempat Pemungutan Suara (TPS), Rabu (14/2/2024) kemarin.

“Secara umum di 8.167 kinerja teman-teman KPPS luar biasa. Bahwa ada dinamika-dinamika kecil misalnya, ya sesuatu yang patut kita beri rasa empati di tengah berbagai pekerjaan yang begitu padat dalam satu hari,” tandasnya.

Terpisah, Nanik Sukristina Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya mencatat dari total 57.169 petugas KPPS, hanya 43 petugas KPPS yang sakit dan sudah ditangani per  Rabu kemarin. “Data tanggal 14 Februari 2024, tidak ada (petugas yang dirawat di rumah sakit),” ucapnya.

Pantauan suarasurabaya.net, dari data Dinkes Surabaya, keluhan kesehatan KPPS beragam, mulai dari mual, radang tenggorokan, maag, pusing, dan hipertensi. Sementara Epilepsi hanya ada satu petugas.

Sebelum Pemilu, Dinkes dan KPU Surabaya sudah berkoordinasi memastikan kesehatan KPPS agar peristiwa tumbangnya KPPS hingga meninggal dunia pada Pemilu 2019 tidak terulang. (lta/bil/faz)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya
Surabaya
Rabu, 22 Mei 2024
28o
Kurs