Jumat, 19 Juli 2024

PKB Tidak Menampik Muncul Wacana Duet Marzuki-Risma di Pilkada Jatim 2024

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Tri Rismaharini Menteri Sosial RI saat memberikan sambutan kepada para wisudawan, di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Minggu (19/3/2023). Foto: ITS

Duet Kiai Marzuki Mustamar-Tri Rismaharini Menteri Sosial di Pilkada Jawa Timur (Jatim) tengah menjadi perbincangan publik.

Pihak DPW PKB Jatim yang digadang-gadang akan mengusung Kiai Marzuki di Pilkada Jatim nanti, mengakui adanya wacana untuk menduetkan dua tokoh itu.

Hal itu disampaikan Fauzan Fuadi Bendahara DPW PKB Jatim. Ia menyatakan, wacana duet Marzuki-Risma itu muncul saat partainya sedang menjaring aspirasi kepada para kader maupun tokoh partai.

“Kalau wacana banyak, kemarin misalnya mengemuka Kiai Marzuki-Mbak Arzeti, adalagi sekarang muncul wacana ada Kiai Marzuki-Bu Risma,” kata Fauzan di Surabaya, Rabu (19/6/2024).

Aspirasi itu, lanjut Fauzan, diutarakan kader PKB, masyarakat umum, ulama, kiai, tokoh masyarakat hingga kalangan pesantren. Simulasi nama yang disodorkan untuk Pilkada Jatim di setiap daerah juga berbeda.

“Kalau yang dari Madura punya kecenderungan (calon) sendiri, daerah Mataraman punya kecenderungan sendiri, dari yang daerah Metropolis punya kecendrungan sendiri. Semua masih dalam tahap penggodokan,” ucapnya.

Meski begitu, Fauzan belum bisa memberi banyak pernyataan tentang duet Marzuki-Risma. Sebab partainya harus berkomunikasi lebih dulu dengan PDI Perjuangan bila ingin berduet dengan Menteri Sosial itu.

“Semua harus kita komunikasikan dengan teman-teman parpol lain yang belum menentukan calon gubernur. Lebih-lebih kalau nyebut Bu Risma begitu kan ada icon di belakangnya yaitu teman-teman PDIP,” jelasnya.

Hingga saat ini, PKB Jatim tengah menggodok nama Kiai Marzuki sebagai calon potensial yang akan diusung di Pilkada Jatim.

“Sementara animo dari bawah, tentang aspirasi ini (mengusung Kiai Marzuki) dari hari ke hari semakin banyak dan tentu jadi pertimbangan serius bagi partai,” tuturnya.

Fauzan menyatakan, sebagai satu-satunya partai yang bisa mengusung calon sendiri tanpa berkoalisi di Pilkada Jatim 2024, PKB harus menawarkan figur alternatif untuk memimpin Jatim ke depan.

“Jatim butuh lompatan, bukan langkah yang biasa-biasa saja. Capaian yang signifikan bukan capaian biasa-biasa saja. Jadi kalau targetnya itu, kami berharap ada figur baru yang menjawab dan memenuhi ekspetasi masyarakat,” tandasnya. (wld/bil/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Jumat, 19 Juli 2024
30o
Kurs