Menurutnya, Wantimpres dapat berperan memberikan masukan kepada Presiden mengenai hambatan pelaksanaan program sekaligus merumuskan alternatif penyelesaian agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Adapun Bidang Ekonomi dan Keuangan yang dipimpin Chairul Tanjung akan berfokus pada penyelarasan kebijakan fiskal, moneter, investasi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, serta ketahanan pangan dan energi.
Bidang ini juga diharapkan memberikan analisis mengenai berbagai tantangan ekonomi, termasuk tingginya biaya logistik, optimalisasi investasi, penguatan industri nasional, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.
Bamsoet berpandangan, target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen membutuhkan langkah strategis yang mampu meningkatkan produktivitas dan memperkuat daya saing nasional.
“Investasi harus menghasilkan industri produktif dan lapangan kerja berkualitas, hilirisasi harus memperbesar nilai tambah nasional, sementara ketahanan pangan dan energi harus mengurangi ketergantungan impor,” jelasnya.
NOW ON AIR SSFM 100

