Iran dilaporkan menunda pemilihan pengganti Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi dengan alasan keamanan. Melansir dari Antara, keamanan dari Mojtaba Khamenei putra Ayatollah kini menjadi prioritas utama, sehingga menunda pemilihan pemimpin tertinggi menjadi langkah strategis yang diambil Iran.
Dikonfirmasi dari media di Teheran, kekhawatiran akan keselamatan Mojtaba semakin meningkat karena ia berpotensi menjadi penerus sang ayah.
Ditambah menurut Katz Menteri Pertahanan Israel mengatakan bahwa pemimpin baru Iran akan menjadi target selanjutnya oleh otoritas Israel.
Ia menyebut Mojtaba akan menjadi “target tanpa syarat untuk dihabisi” oleh pihak Israel.
Seperti diketahui sebelumnya, Israel bersama Amerika Srikat mulai melancarkan serangan kembali sejak 2025 terhadap Iran pada Sabtu (6/3/2026).
Tragedi tersebut memunculkan ketegangan politik yang terus meningkat hingga kini. Selain itu, serangan itu juga menyebabkan meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran .
Eskalasi ini dinilai disebabkan oleh kedua belah pihak yang saling membalas serangan tersebut.(ant/mar/wld/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
