Sabtu, 7 Maret 2026

Israel Bombardir Wilayah Lebanon Usai Peringatan Evakuasi

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Israel mengatakan telah melancarkan 26 gelombang serangan udara di pinggiran selatan Beirut sejak hari Senin (2/3/2026) sampai saat ini, Kamis (6/3/2026). Foto: Anadolu

Pesawat tempur Israel kembali melancarkan operasi militernya dengan melakukan serangan udara di pinggiran selatan Beirut, Lebanon pada Kamis (5/3/2026) waktu setempat.

Sebelumnya militer Israel mengumumkan peringatan darurat agar warga di seluruh pinggiran selatan Beirut untuk mengungsi dari seluruh area Dahieh.

Sementara itu, terhitung sejak Senin (2/3/2026) hingga Kamis (6/3/2026) hari ini, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan jumlah korban meninggal dunia akibat serangan Israel terus menunjukkan peningkatan menjadi 123 dan 683 lainnya luka-luka.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Joseph Aoun Presiden Lebanon melakukan dialog aduan dengan Emmanuel Macron Presiden Prancis. Joseph meminta Prancis untuk melakukan intervensi dengan Israel menyusul ancaman evakuasi yang dilontarkan otoritas Israel.

Di lain sisi, Presiden Prancis tersebut justru sudah mengisyaratkan kesiapannya untuk melakukan kontak bantuan darurat ke Lebanon melalui dialog dengan Nabih Berri Ketua Parlemen Lebanon.

Eskalasi konflik terjadi ketika Hizbullah melancarkan serangan udara berupa tembakan rudal dan drone ke arah Israel. Serangan tersebut merupakan balasan atas terbunuhnya Ali Khamenei sang Pemimpin Tertinggi Iran serta menyusul serangan berulang Israel ke Lebanon.

Seperti diketahui ketegangan terus berlanjut karena Israel merespons dengan serangan udara mematikan kepada target Hizbullah dan mengerahkan pasukan darat ke wilayah Lebanon selatan.(ant/mar/wld/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 7 Maret 2026
25o
Kurs