Jumat, 25 September 2026

Kasus Influenza A Naik Tajam, DPR Minta Faskes Diperkuat

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Neng Eem Marhamah Zulfa Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB. Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Neng Eem Marhamah Zulfa Anggota Komisi IX DPR RI meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) menyusul meningkatnya kasus Influenza A di masyarakat.

Menurut Neng Eem kesiapan layanan kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit perlu menjadi perhatian agar peningkatan kasus tidak berkembang menjadi beban layanan yang lebih besar.

Kelompok rentan seperti balita dan lanjut usia juga perlu mendapat perhatian khusus.

“Kami mendapat informasi adanya peningkatan kasus Influenza A di masyarakat. Kondisi ini perlu direspons dengan memperkuat pelayanan kesehatan dan kesiapan rumah sakit dalam menangani pasien yang terinfeksi harus jadi prioritas,” ujar Neng Eem di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Ia juga mendorong pemerintah memperketat sistem surveilans serta memastikan ketersediaan obat dan kesiapan tenaga kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Deteksi dini dinilai penting untuk mencegah pasien datang dalam kondisi yang sudah berat.

“Jangan sampai peningkatan kasus membuat fasilitas kesehatan kewalahan. Pemerintah harus memastikan kesiapan layanan kesehatan mulai dari tingkat pertama hingga rumah sakit dalam melakukan deteksi dan penanganan pasien,” katanya.

Neng Eem menyoroti data resmi Kemenkes pada pekan ke-36 atau per 19 September 2026 yang menunjukkan proporsi positif influenza mencapai 46 persen.

Dari 86 spesimen positif yang diperiksa mayoritas merupakan Influenza A(H1N1)pdm09.

Data tersebut juga menunjukkan balita usia 0–4 tahun menjadi salah satu kelompok yang banyak terdampak. Sebanyak 42 persen penderita tercatat berasal dari kelompok usia tersebut.

“Anak-anak dan lansia harus menjadi perhatian khusus karena termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan ekstra. Pemerintah harus memastikan mereka mendapatkan akses pemeriksaan dan penanganan yang cepat,” tegasnya.

Selain meminta penguatan layanan kesehatan, Neng Eem mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala influenza.

Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain demam tinggi menggigil nyeri otot hingga sesak napas.

Ia mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta protokol kesehatan kembali diperkuat terutama di lingkungan keluarga dan sekolah.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang tidak panik serta meningkatkan kewaspadaan melalui pola hidup bersih dan sehat. Jika mengalami gejala berat atau kondisi memburuk segera periksa ke fasilitas kesehatan,” tutur Neng Eem.

Di sisi lain Neng Eem meminta Kemenkes meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai Influenza A. Informasi resmi terkait gejala pencegahan dan langkah penanganan dinilai penting agar masyarakat tidak menerima informasi yang keliru.

“Pemerintah perlu memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai gejala dan pencegahan Influenza A. Edukasi publik yang cepat akan membantu warga mengambil keputusan medis yang tepat,” pungkasnya.(faz/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 25 September 2026
29o
Kurs